Fakultas Peternakan

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Kamis, 12 Januari 2017 - 15:47:14 WIB

Puskapena Sukses Jalin Kerja Sama Dengan Berbagai Pihak Di Tahun 2015-2016

Diposting oleh : sekretariat
Kategori: Fakultas - Dibaca: 396 kali

Selama tahun 2015-2016, Pusat Kajian Pembangunan Peternakan Nasional (Puskapena) Fakultas Peternakan UGM  sukses menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Beberapa mitra kerja sama Puskapena adalah Korem 072/Pamungkas, Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Tertinggal, Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hongkong, Direktorat Pengembangan Daerah Rawan Pangan Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu Kementerian Desa, Pengembangan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Direktorat Pengembangan Daerah Pulau Kecil dan Terluar, Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu Kementerian Desa, Pengembangan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, dan Direktorat Pembinaan SMK. Selain itu, Puskapena juga telah terdaftar menjadi anggota International Sustainable Development Research Society (ISDRS) sebagai institutional member. ISDRS bergerak di bidang pembangunan aspek lingkungan yang berkelanjutan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Puskapena, Ir. Ambar Pertiwiningrum, M.Sc., Ph.D dalam presentasi laporan program Puskapena, Jumat (6/1) di Ruang Sidang Besar Fakultas Peternakan. “Program kerja yang dilaksanakan oleh Puskapena dengan Korem 072/Pamungkas adalah dalam hal pelatihan usaha peternakan berbasis Integrated Farming, kerja sama dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Tertinggal meliputi pelatihan usaha manajemen sapi potong bagi masyarakat di perbatasan Kalimantan Barat, dan kerja sama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hongkong mengenai pelatihan dan pendampingan usaha sektor agro bagi pekerja migran Indonesia di Hong Kong,” jelas Ambar. Sementara itu, kerja sama dengan Direktorat Pengembangan Daerah Rawan Pangan mengenai penyusunan rencana induk ketahanan pangan, kerja sama dengan Direktorat Pengembangan Daerah Pulau Kecil dan Terluar mengenai pengembangan pulau melalui Pengembangan Pulai Kecil Berdaya (P2KB), dan kerja sama dengan Direktorat SMK.

“Kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan Puskapena memberikan banyak kontribusi di bidang peternakan. Misalnya, pelatihan memberikan kontribusi bagi peningkatan kapasitas dalam usaha peternakan dan penyusunan rencana induk ketahanan pangan memberikan kontribusi dalam penyusunan program pembangunan kawasan melalui peternakan di kawasan rawan pangan. Selain itu, selama 2015-2016 Puskapena juga telah menerbitkan 5 buku dan 2 publikasi internasional,” ujar Ambar.

Untuk tahun 2017, Puskapena telah menginisiasi beberapa program yaitu talent coating bekerja sama dengan Direktorat SMK, beasiswa daerah S1 bekerja sama dengan Pemda Kabupaten Nias, Nias Selatan, publikasi Internasional (ISDRS Bogota), serta pendampingan dan bimtek bekerja sama dengan Direktorat Pengembangan Daerah Rawan Pangan. “Selain itu ada beberapa program lagi untuk tahun 2017 yaitu pembentukan desa industri mandiri bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian, menerbitkan buku non akademik, penyusunan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan direktori bekerja sama dengan Direktorat Pengembangan Daerah Pulau Kecil dan Terluar, serta graduate research yang melibatkan dalam riset bersama,” jelas Ambar. (Humas Fapet/Nadia)





Rilis Berita