Fakultas Peternakan

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Kamis, 26 Januari 2017 - 16:20:52 WIB

Mahasiswa Fakultas Peternakan Menjadi Delegasi Dalam Winter for International Learner and Leader

Diposting oleh : sekretariat
Kategori: Kemahasiswaan - Dibaca: 674 kali

Lima mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada menjadi delegasi Indonesia dalam program pertukaran pelajar Winter for International Learner and Leader yang diselenggarakan 2-18 Januari 2017 di Chungnam National University, Daejeon, Korea Selatan. Muhammad Khoerul Fadhli (angkatan 2015), Ella Cyntia Artandi (angkatan 2015), Muhammad Galang Novantoro (angkatan 2015), Aulia Rachman Latuconsina (angkatan 2014) dan Muhammad Azhar Fathoni (angkatan 2014) adalah kelima delegasi tersebut. Mereka mengaku bangga dapat menjadi perwakilan Indonesia dalam program ini bersama mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS).

Pertukaran pelajar yang diselenggarakan oleh Chungnam National University tersebut dimaksudkan untuk menjalin kerja sama dengan kampus-kampus internasional. Dalam rilis yang dikirim Kamis (26/1), Muhammad Khoerul Fadhli mengatakan kegiatan pertukaran pelajar ini diikuti oleh sekitar 8 negara dengan lebih dari 15 Universitas termasuk Colorado State University, Ehime University dan Universitas Gadjah Mada.

“Bahagia, bangga sekaligus haru bisa menjadi delegasi UGM dan Indonesia untuk bisa berpartisipasi dalam program WILL.  Salah satu program unggulan dari Chungnam National University ini memiliki agenda utama yaitu mempelajari bahasa Korea, belajar taekwondo, budaya Korea, dan juga mengunjungi beberapa tempat bersejarah, pusat inovasi, dan antariksa. Selain itu kami juga mempresentasikan kekayaan budaya Indonesia dalam acara penutup yaitu International Fair yang disaksikan oleh seluruh peserta dan panitia program ini. Menjadi suatu kebanggaan bagi kami untuk bisa memperkenalkan Indonesia kepada dunia,” kata Khoerul.

Selain memperoleh ilmu dan pengalaman di Korea, Khoerul dan teman-temannya merasakan berbagai pengalaman unik selama di Korea. “Hal pertama yang kami rasakan ketika melangkahkan kaki ke luar dari bandara Incheon adalah udara yang sangat dingin yang belum pernah kami rasakan sebelumnya. Suhu di Seoul pada saat itu adalah -8oC, suhu yang sangat ekstrem bagi kami karena di Indonesia belum pernah merasakan suhu sedingin itu. Untuk pertama kalinya kami menyentuh dan merasakan dinginnya salju pada hari ketujuh, selama program ini salju hanya turun sebanyak tiga kali, “ kenang Ella.

Hari-hari di Chungnam National University mereka isi dengan diskusi, belajar, mengunjungi beberapa fakultas dan tempat wisata yang ada disana. Menurut Khoerul, mahasiswa sudah seharusnya mengikuti kegiatan seperti ini. “Selain dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas diri, kegiatan seperti ini juga dapat memperluas jaringan kita dalam dunia internasional dan menambah pengalaman hidup karena sejatinya pengalaman adalah guru terbaik bagi kita. Kita juga bisa mendapatkan beberapa “bonus” dengan mengikuti kegiatan seperti ini yaitu selain bisa mengunjungi beberapa negara kita bisa melihat dan mempelajari kondisi negara yang kita kunjungi. Dengan begitu kita dapat memperoleh banyak pengetahuan yang nantinya dapat kita bagi dan aplikasikan di negara kita tercinta, Indonesia,” ungkap Khoerul. (Humas Fapet/Nadia)





Rilis Berita