Fakultas Peternakan

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Selasa, 13 Juni 2017 - 13:05:37 WIB

Kandang Peternak Rakyat Fakultas Peternakan UGM di IndoLivestock 2017

Diposting oleh : sekretariat
Kategori: Fakultas - Dibaca: 950 kali

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menjadi salah satu partisipan dalam acara tahunan yang populer dalam bidang peternakan di Indonesia, Indo Livestock Expo & Forum. Tahun ini, Fapet UGM mengusung tema “Kandang Peternakan Rakyat”, dengan harapan pengunjung stan akan dibawa kembali ke suasana desa dengan peternakan kerakyatan. Pemilihan tema tersebut juga diharapkan dapat memberikan gambaran tentang peternakan rakyat yang maju dan efektif, serta dapat menarik antusias para pengunjung untuk datang ke stan Fapet UGM.

Stan Fapet UGM memamerkan beberapa produk, yaitu buku-buku karya dosen Peternakan UGM, prestasi mahasiswa, produk olahan, hasil penelitian fakultas dan kerja sama-kerja sama yang telah dibangun, baik dengan pihak dalam maupun luar negeri. Fapet UGM membawa satu maskot berupa ayam untuk ditampilkan dalam stan. Peran maskot ayam dapat menarik minat bagi pengunjung yang melintasi stan Fapet UGM dan tertarik untuk mengajak foto bersama. "Maskot yang dibawa adalah ternak ayam, dengan maksud ingin menonjolkan salah satu komoditas ternak yang sangat diminati dan menambah suasana pameran jadi lebih menyenangkan. Kami juga menghadirkan games yang diharapkan dapat menarik kaum muda untuk bermain dan berfoto bersama dengan suasana yang menyenangkan," tutur Tian.

            Indolivestock 2017 berisi stan dari perusahaan dalam dan luar negeri, asosiasi peternak dan dinas-dinas terkait. Selain memamerkan alat dan produk-produk terbaru di dunia peternakan, stan-stan tersebut juga memberikan informasi tentang program-program pemerintah yang berhubungan dengan dunia peternakan seperti UPSUS SIWAB dan program lainnya. Selain berisi stan, agenda indolivestock 2017 juga dilengkapi dengan seminar-seminar terkait dunia peternakan dengan pembicara nasional dan internasional yang dapat menambah wawasan pengunjung tentang perkembangan dunia peternakan saat ini. 

            Pameran Indolivestock 2017 ditutup dengan pertunjukan tarian tradisional Indonesia yaitu tari jaranan yang berasal dari Surabaya dan diperankan oleh sekelompok penari lokal dengan menari mengelilingi rute jalannya stan dengan diiringi alunan musik yang menarik berbagai pengunjung stan untuk didokumentasikan. Jalanya iring-iringan tersebut menandakan berakhirnya pagelaran Indolivestock 2017 di Surabaya dengan pemberian informasi penyelengaraan Indolivestock tahun 2018  berada di Jakarta. (Tian)





Rilis Berita