Tantangan dunia peternakan saat ini adalah menemukan pakan hijauan yang produksi tinggi, nutrisi tinggi namun harga terjangkau. Hal ini telah dijawab oleh Fakultas Peternakan (Fapet) UGM. Melalui Laboratorium Hijauan Makanan Ternak dan Pastura (HMTP), Fapet UGM telah berkonstribusi dengan menghadirkan pakan ternak dengan tipe seperti dibutuhkan, antara lain melalui legume Alfalfa Tropik (Medicago sativa cv Kacang Ratu BW) dengan PVT nomor 929/PPVT/ 2021, rumput gajah (Penisetum purpureum cv Gama Umami) dengan PVT nomor 889/PVHP/2020 dan Cikory (Cichorium intybus) masih dalam proses pengajuan PVT.
SDGS 1: Tanpa Kemiskinan
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menyelenggarakan ujian disertasi tertutup Program Doktor Ilmu Peternakan pada Senin (12/1). Dalam ujian yang berlangsung di Meeting Room Gedung ASLC lantai 3 tersebut, promovendus Ayu Rahayu, S.Pt., M.Sc. mempresentasikan disertasi berjudul “Kajian Existing Breeding, Produksi, dan Potensi Genetik Itik Magelang”.
Ujian tertutup dipimpin oleh Ir. R. Ahmad Romadhoni Surya Putra, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. selaku Ketua Dewan Penguji, dengan tim penguji yang terdiri atas Prof. Ir. Dyah Maharani, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM. sebagai promotor, Prof. Ir. Tety Hartatik, S.Pt., Ph.D., IPM. dan Dr. Ir. Heru Sasongko, M.P. sebagai ko-promotor, serta delapan penguji lainnya dari lingkungan Fapet UGM.
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menyelenggarakan kegiatan Pelepasan Insinyur Baru Program Studi Program Profesi Insinyur (PPI) Peternakan Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026 pada Selasa (13/1). Kegiatan ini menjadi penanda bertambahnya lulusan insinyur peternakan yang siap berkontribusi dalam pembangunan sektor peternakan nasional.
Ketua Program Studi Program Profesi Insinyur Peternakan Fapet UGM, Dr. Ir. Muhsin Al Anas, S.Pt., IPP, menyampaikan statistik peserta PPI Semester Gasal 2025/2026. Ia menjelaskan bahwa program ini masih mendapatkan animo tinggi dari masyarakat.
Tim Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) mengembangkan Massive Open Online Course (MOOC) bertema Analisis Proksimat Bahan Pakan sebagai upaya mendukung pembelajaran laboratorium yang lebih interaktif, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan. Tim penyusun modul ini terdiri atas Rr. Adella Alayda Pracoyo, A.Md Vet., Haryanti, S.E., dan Rina Ispitasari, A.MAK.
Rr. Adella Alayda Pracoyo menjelaskan bahwa analisis proksimat merupakan metode standar yang sangat penting dalam menentukan komposisi kimia bahan pakan, meliputi kadar air, abu, lemak kasar, serat kasar, dan protein kasar. Oleh karena itu, materi tersebut perlu disampaikan dengan pendekatan yang aplikatif dan mudah dipahami.
Penelitian ilmiah yang dilakukan oleh mahasiswa doktoral Fakultas Peternakan (Fapet) UGM, Pita Sudrajad, S.Pt., M.Sc., memberikan bukti kuat bahwa sapi SO (Sumba Ongole), PO (Peranakan Ongole) Kebumen, dan Pogasi Agrinak sebagai sumber daya genetik ternak lokal yang potensial untuk dikembangkan lebih lanjut.
Hal ini ditegaskan oleh Pita Sudrajad saat mempertahankan disertasinya berjudul “Kajian Pola Seleksi dan Sistem Produksi Rumpun serta Galur Sapi Peranakan Ongole di Indonesia berdasarkan Data Genom” dalam ujian tertutup, Senin (12/1) di Fapet UGM. Disertasi Pita ini mengkaji pola seleksi dan sistem produksi sapi Peranakan Ongole (PO) di Indonesia dengan memanfaatkan data genom sebagai pendekatan ilmiah utama.