Arsip:

SDGS 1: Tanpa Kemiskinan

Tingkatkan Kompetensi, Mahasiswa Fapet UGM Dalami Penyamakan Kulit di Turki

Dalam rangkaian program Erasmus+ CBHE, ELEGTEC (Enhancing Sustainable and Green Leather Technology in Indonesia), telah diselenggarakan pelatihan intensif Summer Training on Leather Technology pada 16–27 Juni 2025. Kegiatan ini berlangsung di Fakultas Teknik, Departemen Teknik Penyamakan Kulit, Ege University, Izmir, Turki, dan dihadiri oleh mahasiswa perwakilan dari UGM, UNHAS, dan UNRAM.

Pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Prof. Mete Mehmet Mutlu selaku Koordinator proyek ELEGTEC dari Ege University. Dalam sambutannya, Prof. Mete menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif mahasiswa Indonesia dan pentingnya pertukaran ilmu lintas negara dalam memperkuat industri kulit secara global. Ia juga menyampaikan harapan besarnya terhadap dampak pelatihan ini bagi Indonesia. read more

Peneliti Fapet UGM Integrasikan Bio-slurry Untuk Kultivasi Mikroalga Sebagai Solusi Pengelolaan Limbah Peternakan Ramah Lingkungan

Pengolahan dan pemanfaatan limbah merupakan wujud tanggung jawab industri peternakan untuk menjalankan bisnis yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga berpihak pada masyarakat dan lingkungan. Melihat hal tersebut maka sejumlah peneliti dari UGM melakukan penelitian yang menunjukkan bahwa bio-slurry sebagai limbah cair hasil produksi biogas (anaerobic digested manure wastewater atau bio-slurry) dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai media kultivasi mikroalga Euglena sp. IDN 22 yang berpotensi menjadi raw material dalam berbagai sektor industri. read more

Adaptasi Bahasa hingga Teknologi, Ini Cerita Magang Mahasiswa Fapet di Jepang

Disiplin waktu dan ketelitian merupakan dua hal utama yang menjadi ciri khas orang Jepang. Itu pula yang dijumpai oleh Muh. Dino Prasetyo, mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) UGM angkatan 2022, yang tengah magang di peternakan ayam layer di Jepang sejak Februari 2025 lalu.

Awalnya, Dino memerlukan waktu untuk menyesuaikan ritme bekerja bersama orang Jepang. Namun, lambat laun akhirnya terbiasa pula.

“Orang Jepang sangat disiplin terhadap waktu. Selain itu, orang Jepang juga sangat teliti dalam pekerjaannya, jadi segala hal yang dikerjakan penuh perhitungan,”kata Dino saat dihubungi, Kamis (26/6). read more

Dosen Fakultas Peternakan UGM Lakukan Kunjungan Riset dan Perkuat Kolaborasi Internasional di Amerika Serikat

Dr. Muhsin Al Anas, dosen sekaligus peneliti dari Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM), melakukan kunjungan ilmiah ke University of Arkansas, Amerika Serikat, dalam rangka memperkuat jejaring riset internasional dan pengembangan kolaborasi strategis di bidang perunggasan, pada 4-14 Juni 2025.

Menurut Muhsin kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari undangan resmi Dr. Adnan Alrubaye, pakar mikrobiologi unggas sekaligus Associate Director of Graduate Program in Cell and Molecular Biology di University of Arkansas. Dalam kesempatan ini, Muhsin bergabung dengan tim riset sebagai bentuk pelatihan dan inisiatif awal untuk mengembangkan pendekatan nutrisi sebagai upaya mitigasi terhadap Bacterial Chondronecrosis with Osteomyelitis (BCO), salah satu permasalahan serius yang sering ditemukan pada bagian tulang broiler modern. Penelitian ini juga diarahkan untuk diperluas ke level Asia Tenggara melalui jejaring kolaboratif antar peneliti dari berbagai negara. read more

Dosen Fapet UGM Teliti Perilaku Persilangan Sapi Belgian Blue, Ini Hasilnya!

Sapi Belgian Blue, yang berasal dari Belgia, dikenal memiliki otot ganda (double muscle) akibat mutasi pada gen Myostatin (MSTN). Melihat potensinya sebagai penghasil daging unggul, sejak tahun 2014 Fakultas Peternakan (Fapet) UGM telah mengembangkan persilangan antara sapi Belgian Blue dengan sapi lokal, yang kemudian dilabeli sebagai Sapi GAMA. Langkah ini dilakukan bekerja sama dengan PT Widodo Makmur Perkasa dan University of Liège. Selain itu, pada tahun 2018, Kementerian Pertanian juga mengintroduksi sapi Belgian Blue melalui teknologi transfer embrio dan inseminasi buatan, yang hingga kini telah menghasilkan berbagai jenis sapi persilangan. read more