Tim Mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) UGM kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam lomba Business Model Canvas tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen FEB Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di kegiatan Creativepreneur Festival #4. Tim yang terdiri dari Iman Hasanudin (Ketua Tim), Adimas Hasby Ramadhanto (Anggota 1), dan Hadi Ramlan (Anggota 2) berhasil menyabet gelar juara 1 nasional kategori business model canvas dari total 377 tim PTN dan PTS se-Indonesia.
SDGS 1: Tanpa Kemiskinan
Fakultas Peternakan (Fapet) UGM melakukan kajian dan feasibility study pendirian pabrik pakan di Kalimantan Tengah, Selasa-Rabu (17-18/12). Hal ini merupakan kerja sama Fapet UGM dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPH dan P) Provinsi Kalimantan Tengah. Kepala Dinas TPH dan P, Ir. Hj. Sunarti, M.M., menjelaskan Kalteng mempunyai potensi bahan baku baik jagung, bekatul, bungkil kelapa sawit, dan juga potensi tepung ikan.
“Potensi tersebut ditangkap dengan pendirian Pabrik Pakan Ternak. Untuk itu agar pabrik pakan berjalan dengan lancar dilakukan kajian komprehensif pendirian usaha tersebut,”kata Sunarti.
Pemerintah Kabupaten Magelang siap menggandeng Fakultas Peternakan (Fapet) UGM untuk memperkuat ketahanan pangan. Hal ini ditandai dengan kunjungan Bupati Kabupaten Magelang terpilih 2025-2030, Grengseng Pamuji, ke Fapet UGM, Senin (16/12).
Grengseng merupakan alumnus Fapet UGM angkatan 1998.
Grengseng yang dikenal sebagai ‘bapak petani’ terutama dari masyarakat sekitar lereng Merbabu, Andong dan Telomoyo memiliki program yang diantaranya fokus di bidang pertanian, peternakan dan pendidikan.
Dekan Fapet UGM, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., mengatakan Fapet siap mendukung program-program pemerintah di bidang Tridharma perguruan tinggi maupun dalam memperkuat ketahanan pangan.
Untuk memperkuat hubungan antara akademik dan industri, tim Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan kunjungan kerja ke PT. Global Dairi Alami (GDA), perusahaan terkemuka di bidang peternakan sapi perah di Indonesia, di Subang, Jawa Barat, Sabtu (14/12). Kunjungan ini merupakan bagian dari tindak lanjut penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU) antara kedua pihak yang bertujuan untuk mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan inovasi di sektor peternakan nasional.
Sebanyak 20 jagal domba sate klathak dari Jejeran, Wonokromo, Pleret, Bantul, mengikuti pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) di Fakultas Peternakan (Fapet) UGM, Kamis (12/12).
Lurah Wonokromo, Machrus Hanafi, yang ikut mendampingi para peserta pelatihan mengaku senang dengan program yang baru pertama kali diadakan ini. Kegiatan pelatihan selain meningkatkan kompetensi para jagal domba sate klathak sekaligus memberikan tambahan ilmu terbaru terkait penyembelihan halal.
“Kalau dari teori sudah tahu maka tentu ke depan kualitas hasil sembelihan yang dimasak juga berkualitas,”kata Machrus.