Arsip:

SDGS 13: Penanganan Perubahan Iklim

Fapet UGM Dorong Kemandirian Pangan Nasional Melalui Penelitian Kerbau Berbasis Kearifan Lokal

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) melalui Prof. Dr. Ir. Tri Satya Mastuti Widi, S.Pt., M.P., M.Sc., IPM., ASEAN Eng., melakukan penelitian bertajuk “Pengembangan Sistem Produksi Kerbau Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal untuk Kemandirian Pangan Nasional (Kerbau untuk Indonesia/KuI)”.

Penelitian ini dilaksanakan pada Mei–November 2024 dengan mengambil lokasi pada sistem produksi Kerbau Gayo di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh; Kerbau Tapanuli di Kabupaten Toba dan Samosir, Provinsi Sumatera Utara; serta Kerbau Kalang di Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini merupakan kolaborasi dalam skema Katalis (Kolaborasi Penelitian Strategis) dengan Universitas Malikussaleh, Aceh; Universitas Sumatera Utara, Medan dan; Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. read more

Mahasiswa Doktor Fapet UGM Jalani Riset Internasional di University of Miyazaki Jepang

Muhammad Dicky Mandiri Nasution, mahasiswa Program Doktor Fakultas Peternakan (Fapet) UGM mendapatkan kesempatan berharga untuk menjalankan sebagian penelitian disertasinya sebagai visiting researcher di University of Miyazaki, Jepang. Program ini merupakan bagian dari Program Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional (PKPI) yang diselenggarakan oleh Direktorat Sumber Daya, Ditjen Dikti, khusus bagi mahasiswa penerima beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU).

Program PKPI tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional melalui kegiatan riset selama empat hingga enam bulan, baik secara daring maupun luring. Selama berada di Jepang, Dicky berada di bawah bimbingan Takahiro Gondo, Ph.D, pakar genetika tanaman pakan yang menjadi host professor di Laboratorium Forage Breeding and Molecular Genetics, University of Miyazaki. Ia pun tetap berkoordinasi dengan tim promotor di Indonesia, yaitu Prof. Ir. Nafiatul Umami, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. dan Dr. Ir. Asih Kurniawati, S.Pt., M.Si., IPM. read more

Pengabdian Pascasarjana Fapet UGM Tingkatkan Kapasitas Peternak Giripurwo melalui Pelatihan Pakan dan Pengolahan Limbah

Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Peternakan (HMP Fapet) UGM kembali memperkuat komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Kalurahan Giripurwo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunung Kidul. Kegiatan yang berlangsung pada 5 dan 26 Oktober 2025 ini menyasar para peternak sapi rakyat setempat dan berfokus pada dua topik utama, yaitu pengolahan pakan ternak serta pemanfaatan limbah peternakan menjadi pupuk organik dan biogas.

Ketua HMP Fapet UGM, Muhammad Thosyn Furqan, menuturkan mayoritas masyarakat Giripurwo menggantungkan hidup pada usaha ternak sapi dan sekitar 95% keluarga memelihara sapi sebagai sumber pendapatan sekaligus tabungan jangka panjang. read more

Tim Mahasiswa Fakultas Peternakan UGM Raih Juara III dalam Lomba Esai dan Poster Competition Terranova 2.0 UPN “Veteran” Yogyakarta 2025

Tim mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui partisipasi mereka dalam Terranova 2.0: Essay and Poster Competition yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan UPN “Veteran” Yogyakarta, Minggu (16/11). Kompetisi tingkat nasional ini mengusung tema besar “Sparking Sustainable Change: Youth and the Future of Energy & Minerals” dan diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. read more

Mahasiswa Fapet UGM Ciptakan Mesin Silase Portabel untuk Peternak Rakyat

Tim mahasiswa UGM berhasil merancang mesin silase portabel yang dapat membantu peternak rakyat dalam proses pembuatan silase secara lebih efisien dan terjangkau. Mesin ini bahkan telah dipatenkan dan dimanfaatkan oleh beberapa peternak mikro.

Mesin silase portabel ini dirancang agar peternak dapat memproduksi pakan ternak berkualitas sepanjang tahun, baik di musim kemarau maupun musim hujan. Dengan demikian, silase yang dihasilkan dapat disimpan dalam waktu lama tanpa kehilangan nutrisi, sehingga kebutuhan pakan ternak tetap terjamin dengan biaya yang lebih hemat. read more