Arsip:

SDGS 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

Pelatihan Analisis Gut Microbiome Tingkatkan Kompetensi Peneliti Pangan dan Gizi

Dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang penelitian pangan dan gizi, PT Gizi Gama Persada bekerja sama dengan Animal Science Learning Center Fakultas Peternakan (Fapet) UGM menyelenggarakan pelatihan teknik analisis gut microbiome pada 16–17 April 2026 di Fapet UGM.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh semakin pentingnya peran mikrobiota saluran cerna dalam kesehatan manusia. Ketidakseimbangan mikrobiota (disbiosis) diketahui berkaitan dengan berbagai penyakit metabolik seperti diabetes, penyakit jantung, kanker, hingga hipertensi. Salah satu indikator penting dalam kondisi ini adalah menurunnya bakteri penghasil asam butirat yang berfungsi sebagai agen antiinflamasi dan berperan dalam regulasi metabolisme tubuh. read more

Dorong Transformasi Peternakan Nasional, Akademisi dan Praktisi Sampaikan Masukan Revisi UU Peternakan dan Kesehatan Hewan ke DPR

Sejumlah akademisi dan pemangku kepentingan sektor peternakan menyampaikan masukan strategis dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi IV DPR RI terkait revisi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 jo. UU Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Senin (13/4). Forum ini menekankan pentingnya transformasi sistem peternakan nasional yang lebih terintegrasi, berbasis sains, serta didukung rekayasa keinsinyuran.

Delegasi yang terdiri dari Forum Pimpinan Pendidikan Tinggi Peternakan Indonesia (FPPTPI), Perkumpulan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI), Badan Keahlian Teknik Peternakan (BKT) PII dan Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia – ISMAPETI menilai bahwa persoalan utama sektor peternakan bukan terletak pada keterbatasan sumber daya, melainkan belum terbangunnya sistem nasional yang terintegrasi. read more

Fakultas Peternakan UGM Hadirkan Pakar Internasional Bahas Transformasi Sistem Peternakan Modern

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menggelar kuliah bertajuk pemanfaatan model dalam memahami, mengoptimalkan, dan merancang ulang sistem peternakan berkelanjutan, Kamis (16/4). Kegiatan menghadirkan pakar dari Wageningen University & Research, Dr Aart van der Linden.

Dalam paparannya, Aart menekankan pentingnya pendekatan sistem (systems approach) dalam ilmu peternakan. Sistem dipahami sebagai bagian dari realitas yang terdiri atas berbagai komponen yang saling berinteraksi, seperti ternak, pakan, tanah, hingga lingkungan. Untuk memahami kompleksitas tersebut, dibutuhkan model sebagai representasi sederhana dari sistem nyata. read more

Syawalan Jagal Halal UGM, Dorong Penyembelihan Sesuai Syariat dan Higienis

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menggelar kegiatan Syawalan Jagal Halal UGM bersama komunitas Jaringan Jagal Indonesia (JJI) pada Minggu (12/4) di Selesa Fapet UGM. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan kapasitas jagal halal dalam praktik penyembelihan yang sesuai syariat dan standar higienitas.

Ketua panitia, Hadi Wibowo, menyampaikan kegiatan ini dirancang sederhana namun aplikatif, dengan menggabungkan materi teori dan praktik seperti teknik penyembelihan dan ngelet. Ia menekankan pentingnya proses penyembelihan yang cepat, tepat, dan sesuai syariat agar tidak menyakiti hewan serta menghasilkan daging yang berkualitas. read more

Dari Breeding hingga Market, Bimtek Fapet UGM Bongkar Strategi Ternak Modern

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) budi daya kambing dan domba pada Sabtu–Minggu (11–12/4). Kegiatan ini diikuti para peternak yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi peternakan berbasis komunitas.

Salah satu materi disampaikan oleh praktisi peternakan, Reza Rahardianto Arsyad, S.Pt., yang mengangkat topik “Strategi dan Peluang Peternakan Domba Kambing”. Dalam paparannya, Reza menekankan pentingnya menentukan tujuan beternak sejak awal, baik untuk breeding maupun fattening. Pada breeding, fokus diarahkan pada kualitas genetik, jarak beranak, litter size, mortalitas, hingga bobot lahir dan sapih. Sementara pada fattening, aspek yang diperhatikan meliputi kualitas bakalan, pertambahan bobot harian (ADG), efisiensi biaya, serta tingkat kematian ternak. read more