Tim peneliti bersama mahasiswa S1 dan S2 dari Laboratorium Teknologi Kulit, Hasil Ikutan dan Limbah Peternakan Fakultas Peternakan (Fapet) UGM mengembangkan produk Mikroorganisme Lokal (MOL) probiotik berbahan dasar limbah cairan rumen dari Rumah Potong Hewan (RPH). Inovasi ini dipamerkan dalam program Fapet Menyapa sebagai bentuk kontribusi Fapet UGM dalam menghadirkan solusi ramah lingkungan bagi sektor peternakan, Jumat (28/11).
Menurut Kepala Laboratorium Teknologi Kulit, Hasil Ikutan dan Limbah Peternakan, Dr. Ir. Mohammad Zainal Abidin, S.Pt., M.Biotech., IPM., penelitian yang dilakukan ini berangkat dari fakta bahwa limbah rumen masih mengandung bakteri baik atau probiotik yang melimpah, namun selama ini belum dimanfaatkan optimal. Dengan proses fermentasi selama empat minggu menggunakan campuran molases sebagai sumber karbon (C) dan cairan ampas tahu sebagai sumber nitrogen (N), tim peneliti berhasil mengisolasi dan mengembangbiakkan kultur probiotik tersebut.