Fakultas Peternakan UGM resmi jalin kerja sama dengan Crest.Co.Ltd, Jepang di bidang penyelenggaraan kegiatan magang (internship) dengan ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Rabu, 29 Maret 2023 di Fakultas Peternakan UGM. Penandatanganan dokumen PKS dilaksanakan oleh Prof. Ir. Budi Guntoro,S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. selaku Dekan Fakultas Peternakan UGM dan Kuriki Eizou selaku Representative Director Crest.Co.Ltd. Dengan resminya kerja sama ini, kedua belah pihak sepakat untuk memfasilitasi program internship kerja sama antara PT JIPA, Crest.Co.Ltd.,, dan Fakultas Peternakan UGM. Tujuan kerja sama ini adalah mengembangkan kompetensi dan meningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di bidang peternakan untuk mencetak generasi muda bidang peternakan yang mampu menjadi profesional di bidang agrikultur, wirausaha muda dan atau berkontribusi pada industri peternakan sehingga dapat bersaing secara global.
SDGS GOAL 9: INDUSTRY INNOVATION INFRASTRUCTUR
Dekan Fakultas Peternakan UGM menghadiri undangan Meet and Greet Program Charoen Pokphand Best Student Appreciation (CPBSA) Batch 5, 2023 di Hotel Holiday Inn Kemayoran Jakarta (4/3). Dalam kegiatan ini, para penerima beasiswa CPBSA Batch berkumpul dan berbagi pengalaman mengenai program yang telah dijalankan.
CPBSA merupakan beasiswa dari PT Charoen Pokphand yang diberikan kepada mahasiswa tingkat akhir dari berbagai jurusan dan universitas di Indonesia melalui seleksi ketat.
Sebagai lanjutan dari kegiatan ini, para peserta dan tamu undangan mengikuti studi banding dan mengunjungi pameran internasional di bidang industri peternakan VIV Asia 2023 di Thailand 5 – 10 Maret 2023 di Bangkok, Thailand. (Sekretariat/Prisil)
Seiring dengan meningkatnya konsumsi telur karena pertambahan penduduk, menyebabkan peternak harus mencari cara untuk memaksimalkan produktivitas ternak. Salah satu teknik beternak unggas petelur yang lazim digunakan selama ini adalah kandang baterai (battery-cage farming system) di mana ternak bisa bergerak bebas di dalam kandang. Selain sistem ini, kini ada sistem terbaru yang memungkinkan ternak unggas bergerak lebih leluasa yaitu sistem kandang umbaran (cage-free farming system). Cage-free farming system tidak menggunakan kandang, sehingga memungkinkan ternak untuk hidup seperti di alam bebas sesuai dengan habitat asli. Di negara maju, peternak unggas sudah mulai beralih menggunakan sistem cage-free karena dianggap berpihak pada kesejahteraan hewan (animal welfare).