• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • UPT Terpadu
  • Penelitian
  • Informasi Publik
  • Surel
  • CDEC
  • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Fakultas Peternakan
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Nilai-Nilai Etis
    • Pimpinan Fakultas
    • Dosen Fakultas
    • Tenaga Kependidikan
    • Program dan Pusat Kajian
  • Akademik
    • Pendaftaran
    • Departemen
      • Nutrisi Makanan Ternak
      • Sosial Ekonomi Peternakan
      • Teknologi Hasil Ternak
      • Pemuliaan dan Reproduksi Ternak
      • Produksi Ternak
    • Akreditasi
    • Program Musim Panas
    • Unit Pendukung
    • Kalender Akademik
    • Kemahasiswaan
      • Organisasi Kemahasiswaan
      • Asrama Mahasiswa
      • Paparan Internasional
      • Beasiswa
  • Program Studi
    • Sarjana
      • Program Studi S1
      • S1 Internasional
    • Pasca Sarjana
    • Profesi Insinyur
  • Riset
    • Jurnal Yang Diterbitkan
    • Publikasi
      • AAAP
      • IJGS
      • SIMNASTER
    • Buku dan Bab
    • Presentasi
    • Luaran Video
  • Jaringan
    • Internasional
      • Universitas
      • Pemerintah
      • Konsorsium
    • Nasional
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • KAPGAMA
    • CDEC
  • Beranda
  • Berita Fakultas
  • Pulau Bakung, Benteng Pengamanan Negara dari Penyakit Sapi Impor

Pulau Bakung, Benteng Pengamanan Negara dari Penyakit Sapi Impor

  • Berita Fakultas
  • 5 Desember 2017, 10.52
  • Oleh: admin
  • 0

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pulau Bakung, merupakan satu dari 604 pulau dalam wilayah administrasi, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri) yang sedang diusulkan sebagai Pulau Karantina, tempat mengisolasi puluhan ribu ekor sapi impor dari zona.

Pulau dengan luas 5.716 hektar dan dihuni sekitar 200 kepala keluarga yang terkonsentrasi di pesisir pantai timurnya, memiliki kondisi geografis yang cukup strategis, karena berada di lintasan pelayaran domestik dan internasional.

Bukan hanya itu, posisinya yang berbatasan langsung dengan Kota Batam, Singapura dan Malaysia, merupakan keunggulan komparatif yang dimiliki Pulau Bakung. Selain itu, pulau ini juga dikelilingi ratusan pulau – pulau kosong sebagai penyangganya.

“Keunggulan Pulau Bakung itu, sudah saya sampaikan ke pak Mentan dan Wapres. Sebagai wilayah terdepan, Pulau Bakung siap jadi benteng pengamanan negara dari ancaman penyebaran penyakit sapi impor dari zona,” ungkap Bupati Lingga, Alias Wello.

Mantan Ketua DPRD Lingga yang akrab disapa Awe ini menceritakan ihwal munculnya nama Pulau Bakung sebagai salah satu kandidat Pulau Karantina Sapi sebagaimana dimanahkan oleh Undang – Undang Nomor : 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

“Kebetulan, saat kunjungan kerja pak Mentan, Andi Amran Sulaiman ke Lingga tahun lalu, kami naik kapal laut. Di situ saya tunjukkan beberapa pulau yang potensial dijadikan Pulau Karantina dan sentra pengembangan agribisnis peternakan berbasis pulau,” kenangnya.

Pasca kunjungan Mentan ke Lingga, Awe tak tinggal diam. Ia terus mencari referensi dan mitra yang bisa diajak kerjasama untuk mengeksplorasi lebih dalam tentang potensi yang dimiliki Pulau Bakung dan ratusan pulau – pulau kosong di wilayah kerjanya.

Oleh seorang teman, Ia diperkenalkan dengan Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan SDM Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. I Gede Suparta Budisatria. Dari pertemuan itu, Ia mengaku kagum dengan pengetahuan tentang peternakan yang dimiliki Sang Professor.

“Dari situlah muncul kesepakatan menurunkan tim survey untuk memastikan daya dukung lahan Pulau Bakung sebelum diusulkan sebagai Pulau Karantina secara resmi kepada Menteri Pertanian,” kata Awe.

Dari hasil survey pendahuluan itu, tim Fakultas Peternakan UGM menyimpulkan Pulau Bakung layak ditetapkan sebagai Pulau Karantina. Kelayakan itu dilihat dari daya dukung lahan yang memadai untuk penyediaan sumber hijauan pakan dan pasokan sumber air bersih.

Selain itu, Pulau Bakung juga memiliki kontur lahan yang landai dan sedikit berbukit, dengan ketinggian rata – rata 5 sampai 6 meter di atas permukaan laut dan tidak diperuntukkan bagi pengembangan budidaya ternak ruminansia sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah  (RTRW) Kabupaten Lingga.

Awe berharap, pulau ini dapat tumbuh dan berkembang menjadi salah satu kawasan strategis nasional pemasukan ternak ruminansia indukan yang berasal dari zona untuk dilakukan tindakan karantina dengan prinsip pengamanan maksimum di Pulau Karantina.

Sumber:

http://www.tribunnews.com/regional/2017/12/03/pulau-bakung-benteng-pengamanan-negara-dari-penyakit-sapi-impor

Post Views: 153

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Latest Post

  • Fakultas Peternakan UGM Siapkan Telur Rebus Gratis Selama UTS
  • Tim Jurnal Ilmu Peternakan UNPAD Kunjungi Fapet UGM
  • Fapet UGM Perkuat Kapasitas Peternak, 585 Peserta Ikuti Bimtek Budi Daya Kambing dan Domba
  • Fapet UGM Kirim 4 Mahasiswa PKL ke Jepang
  • SMAN 2 Purwokerto Kunjungi Fapet UGM

UGM News

  • BGN Plans Certification Body for MBG Kitchens, Experts Stress Need for Independence
  • UGM and Ewindo Collect 2,000 Local Plant Germplasm Samples in Indonesia
  • UGM Admits 2,836 New Students Through SNBP 2026
  • Recognizing Early Symptoms of Kidney Cancer to Improve Survival Rates
  • Public Officials Prohibited from Accepting Gifts Amid Rising Gratification Concerns
Universitas Gadjah Mada

Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada

Jl. Fauna No. 3 Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Telp: (0274) 513363 | Fax: (0274) 521578 |

Email: fapet@ugm.ac.id

Mengunjungi Fapet

  • Peta Kampus
  • Agenda

Pendaftaran

  • Sarjana
  • Pasca Sarjana
  • Diploma
  • Profesi
  • Internasional

UNDUH

Sertifikat BAN PT S1- 2009 2014

Sertifikat BAN PT S1 – 14 Sep 2014-14 Sep 2019

Formulir Akademik dan Kemahasiswaan

Dokumen MBKM

Sertifikat BAN PT

Sertifikat BAN PT Unggul

Sertifikat ASIIN

Buku Panduan Akademik Kurikulum 2021 Edisi Tahun 2024

Buku Panduan PKL 2023

Buku Panduan Proposal

Buku Panduan Skripsi

Pernyataan Keaslian Tugas Akhir

Unduh selengkapnya…

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Informasi Tersedia Setiap Saat

Informasi Tersedia Secara Berkala

© 2018 Fakultas Peternakan UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

Contact Us

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju