Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) melalui Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Fakultas Peternakan kembali melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dalam rangka Dies Natalis ke-56 Fapet di Pondok Pesantren Ki Hajar Dewantara, kawasan Sekolah Taman Siswa, Ngempak, Sleman, Rabu (12/11). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sivitas akademika terhadap masyarakat pendidikan, khususnya dalam mendukung pembelajaran dan kemandirian generasi muda di bidang pertanian dan peternakan.
SDGS 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) kembali mengukuhkan perannya di kancah internasional dengan menjadi tuan rumah dan panitia pelaksana The 11th International Seminar on Tropical Animal Production (ISTAP) 2025 yang diselenggarakan di Eastparc Hotel Yogyakarta. Seminar bergengsi dua tahunan ini diikuti oleh 89 presenter dari lima negara, serta menghadirkan pembicara utama dan plenary speaker dari tujuh negara.
Acara resmi dibuka oleh Prof. Dr. Puji Astuti, S.Si., M.Si., Apt., selaku Direktur Kemitraan dan Relasi Global (DKRG) UGM, yang menyampaikan sambutan atas nama Rektor UGM. Dalam sambutannya, Prof. Puji menegaskan bahwa ISTAP merupakan salah satu agenda akademik unggulan UGM yang menjadi wadah kolaborasi global dalam pengembangan riset dan publikasi ilmiah di bidang peternakan tropis.
Mifta Pratiwi Rachman, S.Pt., M.Biotech., Ph.D., dosen di Departemen Pemuliaan dan Reproduksi Ternak Fakultas Peternakan (Fapet) UGM, terpilih sebagai peserta program Visiting Scientist dari Center for Tropical Livestock Genetics and Health (CTLGH) tahun 2025 dari tanggal 5-31 Oktober di ILRI (International Livestock Research Institute) Addis Ababa, Ethiopia. Program Visiting Scientist-CTLGH dibuka setiap setahun sekali, mengundang para ilmuwan dan peneliti muda dari negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah (LMICs) untuk memperkuat kapasitas riset di bidang genetika dan kesehatan ternak.
Mustofa Hilmi, mahasiswa Program Doktor Ilmu Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM), berhasil mengembangkan inovasi pakan unggas berbasis nanoteknologi ramah lingkungan. Dalam disertasinya berjudul “Biosintesis Nanopartikel Perak (AgNPs) Menggunakan Ekstrak Daun Mengkudu (Morinda citrifolia Linn) sebagai Feed Additive Ayam Broiler”, Mustofa membuktikan bahwa nanopartikel perak hasil ekstraksi daun mengkudu berpotensi menjadi alternatif pengganti antibiotik pada ayam broiler.
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) kembali melaksanakan program Kuliah Gratis sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat dengan tajuk “Bagimu Petani Kami Mengabdi” pada Jumat (31/10) di Auditorium Fakultas Peternakan UGM. Kegiatan ini mengusung tema “Sukses Budi Daya Ayam Kampung” yang membahas secara mendalam berbagai aspek penting, mulai dari sistem pemeliharaan hingga manajemen pakan yang efisien untuk meningkatkan produktivitas usaha peternakan rakyat.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Dekan Fapet UGM, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., yang menegaskan pentingnya peran pendidikan tinggi dalam mendukung kemajuan sektor peternakan nasional. Dalam sambutannya, Prof. Budi menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan upaya Fapet UGM untuk menghadirkan ilmu yang aplikatif bagi masyarakat. “Fapet UGM berkomitmen untuk terus berbagi pengetahuan dan inovasi agar petani serta peternak mampu mengelola usaha mereka dengan lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan,” ungkapnya.