Arsip:

SDGS 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera

Tim Fapet UGM Kembangkan MOOC “Eco-Farming: Sinergi Peternakan Ayam Kampung Petelur Unggul dan Maggot BSF”  

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) kembali berkontribusi dalam pengembangan pembelajaran digital melalui Program Bantuan Pengembangan Modul Kredensial Mikro Berbasis Keahlian Tahun 2026. Tim yang diketuai oleh Ikhwan Hadianto, S.Pt., M.Sc., bersama Muhammad Rio Rafif, S.Pt., dari Fapet UGM dan Slamet Widodo, S.Pt., M.Sc., dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), berhasil lolos pendanaan untuk mengembangkan Massive Open Online Course (MOOC) berjudul “Eco-Farming: Sinergi Peternakan Ayam Kampung Petelur Unggul dan Maggot BSF”. read more

Kisah Mila Arlinda, Peternak Muda Tuban yang Sukses dari Lima Ekor Domba

Di sebuah sudut Desa Kebonagung, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, aroma khas kandang bercampur suara kambing dan domba menjadi bagian dari keseharian seorang perempuan muda bernama Mila Arlinda. Di usianya yang belum genap 28 tahun, alumnus Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) tahun 2021 itu berhasil membangun usaha peternakan modern bernama Kerabat Ternak 1-3 yang kini dikenal luas hingga berbagai daerah di Jawa Timur.

Di tengah anggapan bahwa dunia peternakan identik dengan pekerjaan laki-laki dan sulit menghadirkan kesejahteraan, Mila justru membuktikan sebaliknya. Bersama sang suami, Sahroni, ia mengembangkan usaha kambing dan domba yang kini memiliki berbagai lini bisnis, mulai dari penggemukan, pembibitan, ternak perah, hingga penjualan sarana produksi peternakan (sapronak). read more

Fapet UGM Gelar Workshop Pengelolaan Sampah Berbasis IoT untuk Wujudkan Kampus Berkelanjutan  

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menggelar workshop pengelolaan sampah berbasis Internet of Things (IoT) bersama Dr. Ir. Thomas Oka Pratama, M.Eng. dari Fakultas Teknik, Kamis (25/6). Kegiatan ini diikuti civitas Fapet UGM, khususnya petugas cleaning service dan tim HPU (Health Promoting University) Fapet, sebagai upaya meningkatkan pemahaman pengelolaan sampah yang lebih modern, terukur, dan berbasis data.

Dalam pemaparannya, Thomas Oka Pratama menjelaskan bahwa pengelolaan sampah yang efektif membutuhkan data yang akurat. Tanpa mengetahui jumlah dan jenis sampah yang dihasilkan, upaya pengurangan maupun pengolahan sampah akan sulit dilakukan secara tepat. read more

Tim Futsal Pascasarjana Fakultas Peternakan UGM Berkompetisi dalam Pascagama Futsal Competition 2026

Tim futsal Pascasarjana Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) berpartisipasi dalam ajang Pascagama Futsal Competition 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga sekaligus mempererat semangat kebersamaan dan sportivitas antar mahasiswa UGM.

Rangkaian kegiatan diawali dengan proses pendaftaran tim pada Senin, 16 Juni 2026. Setelah itu, tim mengikuti kegiatan technical meeting (TM) pada Kamis, 18 Juni 2026 yang bertempat di GIK ruang C1-007. Dalam kegiatan tersebut, panitia menyampaikan berbagai regulasi pertandingan, ketentuan selama pertandingan berlangsung, serta mekanisme pelaksanaan kompetisi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengundian grup. Berdasarkan hasil pengundian, Tim Futsal Fapet UGM tergabung dalam Grup B bersama Fakultas MIPA, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, serta Fakultas Pertanian. Pertandingan fase grup dilaksanakan di GOR Nusantara dengan sistem dua pertandingan pada hari Jumat dan satu pertandingan pada hari Sabtu. read more

Hilirisasi Susu Jadi Kunci Naik Kelas Peternak Sapi Perah

Upaya meningkatkan kesejahteraan peternak sapi perah tidak cukup hanya dengan menaikkan produksi susu segar. Peternak harus didorong untuk terlibat dalam proses hilirisasi, mulai dari pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran produk susu bernilai tambah agar memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar.

Dosen Fakultas Peternakan (Fapet) UGM, Satyaguna Rakhmatulloh, menilai selama ini peternak masih berada pada posisi paling awal dalam rantai nilai persusuan. Mereka hanya berperan sebagai pemasok bahan baku, sementara nilai tambah terbesar justru dinikmati sektor hilir yang menguasai teknologi pengolahan, merek, kemasan, dan distribusi. read more