Mahasiswa Profesi Insinyur Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM), Izdihar Haekal Hidayatullah, berkesempatan mengikuti New Southbound Policy Elite Study Program (NSPESP) 2026 di National Pingtung University of Science and Technology (NPUST), Taiwan. Program berlangsung pada September 2026 hingga Januari 2027 dan mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk memperluas wawasan akademik, jejaring internasional, serta pengalaman lintas budaya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Opening Ceremony di Ministry of Foreign Affairs (MOFA) Taiwan, Taipei, yang dihadiri Deputy Minister of Foreign Affairs Taiwan Francois Chihchung Wu dan Wakil Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, Johanes Andi Susanto. Peserta NSPESP 2026 berasal antara lain dari Indonesia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan India.
Dalam kegiatan akademik, peserta dapat memilih mata kuliah sesuai minat dan bidang studinya. Sejumlah mata kuliah yang relevan dengan bidang peternakan meliputi Strategic Alliance of Animal Industry, Lactation and Milking of Dairy Cattle, Raw Material Quality and Utilization of Milk and Eggs, Animal Endocrinology, Dairy Feeding and Management, serta Immunological Technologies & Industrial Applications.
Bagi Izdihar, program tersebut memberikan pengalaman langsung untuk memahami perkembangan teknologi, inovasi, industri peternakan, serta sektor agrikultur Taiwan. Pembelajaran dalam lingkungan internasional juga mendorong kemampuan berpikir kritis, berdiskusi, menyampaikan pendapat, dan memecahkan masalah secara sistematis.
Selain pembelajaran di kelas, peserta mengikuti berbagai kegiatan dan kunjungan untuk mengenal budaya serta wilayah Taiwan. “Program juga memberikan dukungan terhadap kebutuhan kegiatan peserta sehingga mereka dapat lebih fokus mengikuti proses pembelajaran dan pengalaman lintas budaya,”kata Izdihar, Kamis (17/9).
Keikutsertaan mahasiswa Fapet UGM dalam NSPESP 2026 sekaligus menunjukkan adanya peluang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan akademik, membangun jejaring internasional, dan mengenal perkembangan industri peternakan dalam perspektif global.

Sumber: Izdihar-Bagian Kerja Sama
Editor: Satria