Program beasiswa Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional (PKPI) tahun 2023 merupakan program yang ditawarkan oleh Direktorat Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bagi penerima Beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) batch VI. Program beasiswa ini mencakup kegiatan internship di perguruan tinggi/lembaga penelitian terkemuka di dalam/luar negeri sesuai dengan rencana studi paripurna yang telah disiapkan. Program PKPI diharapkan dapat menunjang keberhasilan Beasiswa PMDSU dengan terpenuhinya target publikasi hasil riset di jurnal internasional bereputasi yang dihasilkan mehasiswa penerima Beasiswa PMDSU.
SDGS GOAL 17: PARTNERSHIPS FOR THE GOALS
Bahas Double Degree Program, Fakultas Peternakan UGM Jajaki Kerja Sama dengan Kyoto University-Japan
Jajaki kerja sama dengan Kyoto University, Fakultas Peternakan UGM membuka peluang untuk mahasiswa S2 untuk meraih gelar ganda (double degree program). Kyoto University yang diwakili oleh Prof. Higuchi Hirokazu berdiskusi dengan Dekan Fakultas Peternakan UGM mengenai kemungkinan kolaborasi strategis antara dua institusi ini pada Selasa, 5 Maret 2024.
Program yang dibahas membuka kesempatan bagi mahasiswa magister untuk menimba ilmu dari pakar-pakar ternama di Kyoto University. Prof. Higuchi Hirokazu menyatakan antusiasmenya terhadap program ini. Harapannya, program ini akan melahirkan generasi penerus yang unggul di bidang peternakan, siap menjawab tantangan global di masa depan. Serta, membuka kesempatan bagi mahasiswa dari kedua institusi untuk mendapatkan pendidikan terbaik di bidang peternakan. Dekan Fakultas Peternakan UGM, Prof. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., juga menyambut baik kerjasama ini. Program double degree ini menjadi wujud nyata komitmen UGM dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitiannya di bidang peternakan. (Sekretariat/Prisil)
Himpunan Mahasiswa Pascasarjana (HMP) Program Magister dan Doktor Fakultas Peternakan UGM resmi memiliki kepengurusan baru pada tanggal 5 Maret 2024. Acara serah terima jabatan dan pelantikan pengurus HMP periode 2024/2025 ini dipimpin oleh Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. (Dekan Fakultas Peternakan UGM), Prof. Ir. Nafiatul Umami, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. (Kaprodi S2 Fakultas Peternakan), dan Prof. Ir. Ambar Pertiwiningrum, M.Si., Ph.D., IPM., ASEAN. Eng. (Kaprodi S3 Fakultas Peternakan), serta didampingi oleh Dr. Ir. Endy Triyannanto, S.Pt., M.Eng., IPM., ASEAN Eng selaku Sekertaris Pascasarjana Fakultas Peternakan UGM.
menyelenggarakan acara diskusi terbuka yang dihadiri oleh tokoh-tokoh ahli di peternakan terutama unggas petelur. Dalam acara ini, salah satu Guru Besar Fakultas Peternakan UGM, Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DAA., IPU., ASEAN Eng., menjadi moderator utama, memimpin diskusi yang penuh dengan gagasan. Acara dibuka dengan sambutan dari Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., ASEAN Eng., selaku Dekan Fakultas Peternakan UGM.
Turut hadir sebabagi Narasumber adalah Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., yang mewakili Kementerian Pertanian Pertanian RI ) dan H. Arief Prasetyo Adi, S.T., MT., selaku Kepala Badan Pangan Nasional, sebagai keynote speaker. Audiens dibawa untuk menggali lebih dalam mengenai wawasan terkait panen jagung yang diperkirakan dapat mencapai 1,9 juta ton per tahun. Selain itu juga dibahas mengenai perspektif penting dari dari segi kebijakan pertanian, serta keamanan dan swasembada pangan. Selain itu, turut hadir juga narasumber-narasumber ahli yang membagikan pengetahuan di bidangnya masing-masing, membuat acara ini menjadi panggung inspiratif yang dipenuhi dengan informasi berharga. (Sekretariat/Prisil)
Sebagai bentuk kontribusi untuk turut mengurangi dampak perubahan iklim, Fakultas Peternakan UGM menaruh perhatian terhadap pembangunan gedung yang efisien dan ramah lingkungan dengan menerapkan konsep bangunan hijau atau green building. Dalam beberapa tahun ini, dengan semakin meningkatnya dampak perubahan iklim, konsep bangunan hijau atau Green Building disebut sebagai sebuah solusi untuk membangun rumah atau gedung yang lebih ramah lingkungan.
Fakultas Peternakan UGM turut berkontribusi dengan membangun gedung baru dengan konsep green building. Salah satu gedung di Fakultas Peternakan UGM, yaitu Animal Science Learning Center (ASLC) sudah menerapkan konsep bangunan hijau dengan pengurangan penggunaan konsumsi energi sekitar 30%. Pengurangan energi ini didapat dari pengurangan konsumsi listrik dengan memanfaatkan cahaya alami pada siang hari. Kedepannya, semua bangunan Gedung di Fakultas Peternakan diharapkan akan menjadi bangunan hijau atau green building.