Arsip:

Berita Fakultas

Enam Lulusan Program Pascasarjana Fapet UGM Diwisuda

Enam lulusan Program Pascasarjana Fakultas Peternakan (Fapet) diwisuda pada Rabu (23/1).  Wisudawan tersebut terdiri atas 5 lulusan Program Master dan 1 lulusan Program Doktor.

“Rerata IPK wisudawan Program Master adalah 3,84, lebih tinggi dari rerata UGM yaitu 3,59. Rerata IPK wisudawan Program Doktor adalah 3,89, lebih tinggi dari rerata UGM yaitu 3,73. Rerata masa studi juga tidak panjang, yaitu 1 tahun 11 bulan untuk Progam Master dan 3 tahun 3 bulan untuk Program Doktor,” ujar Kaprodi S2 Fapet UGM, Dr. Ir. Sigit Bintara, M.Si., IPM ketika memberikan sambutan dalam acara pelepasan wisudawan pada Rabu (23/1) di Auditorium Drh. R. Soepardjo. read more

Songsong Ulang Tahun Emas, Fapet UGM Fokus Pada Internasionalisasi

Fakultas Peternakan (Fapet) UGM akan fokus pada internasionalisasi dalam rangka menyongsong ulang tahun ke-50 pada 10 November 2019 dan akan dilanjutkan untuk beberapa tahun ke depan. Cita-cita tersebut telah diawali dengan beberapa langkah penting, yaitu melakukan bench marking, menambah jumlah mahasiswa dari luar negeri, dan melengkapi sarana prasarana laboratorium dan farm dengan konsep industri modern yang terintegrasi.

“Dalam kurun waktu lima tahun ke depan, Fapet UGM menargetkan menjadi the best 10 in tropical countries pendidikan tinggi bidang peternakan. Berbagai langkah secara sistematis dan terstruktur  diwujudkan dalam seminar-seminar internasional dan bench marking ke institusi-institusi ternama,” kata Dekan Fapet UGM, Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DAA., DEA., IPU, ketika ditemui di Kampus Fapet UGM, Kamis (17/1). read more

Fapet UGM Kembangkan Tanaman Pakan Chicory

Sejak 2015, Fakultas Peternakan (Fapet) UGM menjalin kerja sama dengan industri pengembang rumput dan legume, yakni Cropmark Seed Company New Zealand. Cropmark Seed merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam industry eksportir biji rumput dan legum terkemuka di dunia.

Pada awalnya, Fapet melaksanakan uji coba pada lebih dari 30 jenis rumput dan legum dari Cropmark New Zealand untuk dievaluasi potensi pengembangannya di Indonesia. Hasil studi awal uji coba tersebut, Fapet menemukan 3 jenis yang sangat potensial dan adaptif dengan kondisi agroekologi Indonesia. Salah satunya adalah tanaman forbs Chicory. read more

Fapet UGM-PPKDY Kembangkan Riset Rumput Gajah

Untuk menjawab kebutuhan peternak akan rumput yang berkualitas, Fakultas Peternakan (Fapet) UGM dan Perserikatan Peternak Kambing dan Domba Yogyakarta (PPKDY) mengembangkan riset rumput gajah (Pennisetum Purpureum) di beberapa lokasi di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

“Riset ini penting sekali untuk dilakukan karena petani memerlukan rumput yang memiliki kemampuan tumbuh lebih cepat, mengandung lebih banyak biomassa dan nutrisi yang cukup. Riset ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan adaptasi rumput gajah yang ditanam di beberapa wilayah,” ujar Dekan Fapet UGM, Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DAA., DEA., IPU seusai acara Diseminasi Hasil Penelitian dan Launching Kebun Bibit Hijauan Makanan Ternak, Minggu (6/1) di kampus Fapet UGM. read more

Sapi Komersial Asli Indonesia Perlu Dikembangkan

Indonesia memiliki beberapa sapi asli, seperti sapi Bali, sapi Madura, sapi Pesisir dan sapi campuran. Akan tetapi, banyaknya kasus uncontrol dalam mengawinkan sapi-sapi lokal tersebut menyebabkan adanya penurunan sifat fenotipik. Oleh karena itu, diperlukan pembenahan yang komprehensif, terarah dan terukur dengan pendekatan breeding dalam rangka pengembangan kombinasi breed atau bangsa sapi asli di Indonesia yang mampu memenuhi kebutuhan daging baik nasional maupun internasional.

Hal itu mengemuka dalam workshop konsorsium pengembangan sapi Indonesia yang berlangsung di Auditorium Fakultas Peternakan UGM, Jumat (21/12). Workshop yang diinisisasi oleh Fakultas Peternakan UGM ini menghadirkan peneliti sapi dari berbagai lembaga, diantaranya Direktorat Perbibitan dan Produksi, Kementan RI, LIPI, BPPT, BPTU Baturadem, Balitnak dan Greenfield Indonesia. read more