Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Ristek Dikti, Dr. Muhammad Dimyati, mengatakan publikasi riset internasional yang dihasilkan oleh peneliti semakin meningkat dalam lima tahun terakhir, bahkan berada di atas negara Singapura dan Thailand. Namun demikian, kenaikan publikasi tersebut belum diikuti oleh kualitas produk hasil riset karena masih kuatnya ego sektoral masing-masing lembaga. Oleh karena itu, ia mengharapkan antar perguruan tinggi dan lembaga riset saling bersinergi untuk menghasilkan hasil riset yang bisa dibanggakan oleh Indonesia di mata internasional. “Tantangan kita belum memiliki ikon nasional yang bisa dibanggakan karena antar lembaga tidak sinergi,” kata Dimyati saat menjadi pembicara kunci Simposium Nasional Penelitian dan Pengembangan Peternakan Tropik di auditorium Fakultas Peternakan UGM, Senin (5/11).
Berita Fakultas
Setelah melalui serangkaian tahap seleksi, Muhammad Amirul Bahaudin, mahasiswa angkatan 2016, terpilih menjadi mahasiswa berprestasi (Mapres) Fakultas Peternakan (Fapet) UGM 2018.
“Alhamdulilah, melalui ajang ini saya ingin menjadi manusia yang dapat menebarkan lebih banyak manfaat agar anak-anak di daerah terpencil lebih semangat untuk sekolah dan berprestasi,” ujarnya ketika dihubungi melalui aplikasi pesan singkat, Kamis (1/11). Mahasiswa kelahiran Ngawi, 18 September 1997 ini terpilih menjadi Mapres setelah mempresentasikan karya tulis ilmiahnya yang berjudul Genome-Wide Assosiation Study (GWAS) to Identify SNPs Associated to Carcass Weight Traits in Indonesian Belgian Blue.
Mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) UGM, Firman Dwi Dewanto (angkatan 2017), berhasil meraih juara ke-2 dalam Lomba Karya Masyarakat (LKM) IV Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Keluarga Alumni Unsoed Wilayah Solo Raya pada 9 September 2018 berkat gagasannya dalam pengolahan limbah sisik ikan sebagai solusi pencemaran limbah tinta batik. Firman berkolaborasi dengan rekan-rekannya dari Fakultas Biologi UGM, yaitu Giyantolin, Alfianto, dan Ilzam Shadik Maulidi.
“Karya kami berjudul “Pengolahan Limbah Sisik Ikan Sebagai Solusi Pencemaran Tinta Batik Berbasis Green Chemistry Melalui Filter Bertingkat”. Karya ini kami tulis karena para pelaku industri batik belum menemukan solusi pengolahan limbah batik mereka. Kitosan dari sisik ikan merupakan adsorben yang tidak berbahaya bagi lingkungan yang dapat menjadi solusi dari permasalahan tersebut,” ujar Firman ketika ditemui di Kampus Fapet UGM, Senin (29/10).
Dua mahasiswa Kangwon National University (KNU) Korea, Doyoung Kim dan Jun Gyu Choi, saat ini sedang menempuh program student exchange di Fakultas Peternakan (Fapet) UGM selama semester gasal tahun ajaran 2018/2019. Keduanya terkesan dengan praktikum di Fapet UGM.
“Satu hal yang sangat berbeda dengan di kampus kami ialah praktikum. Menurut saya, praktikum di Fapet UGM bagus. Di kampus saya tidak ada praktikum,” ujar Doyoung ketika ditemui di Kampus Fapet UGM Jumat (26/10). Keduanya bercerita bahwa dengan adanya praktikum membuat mereka belajar lebih keras karena harus mengikuti pre-test dan post-test.
Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-49, Fakultas Peternakan (Fapet) UGM menyelenggarakan serangkaian pertandingan olahraga, yaitu bola voli, badminton, dan tenis lapangan. Pertandingan diikuti oleh dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan Fapet UGM dan berlangsung pada 19 Oktober—22 November 2018.
“Adanya pertandingan olahraga dalam rangka kegiatan Dies Natalis Fakultas Peternakan UGM menjadi bagian dari pemanfaatan fasilitas olah raga kampus. Selain itu, sekaligus menjadi bagian dalam proses internalisasi Sapta Pesona Diri oleh civitas akademika, ujar Dekan Fapet UGM, Prof. Dr. Ir. Ali Agus., DAA., DEA., IPU ketika membuka rangkaian kegiatan olahraga pada Jumat (19/10).