Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Skouw Wansa 2026 melaksanakan program pendampingan bagi peternak babi di Kampung Skouw, Jayapura, Papua, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak wabah penyakit babi pada tahun 2025. Wabah tersebut mengakibatkan tingginya angka kematian babi peliharaan milik masyarakat, bahkan babi hutan di sekitar kawasan juga dilaporkan banyak ditemukan mati. Kondisi ini berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat mengingat peternakan babi merupakan salah satu sumber penghasilan sekaligus memiliki nilai sosial dan budaya yang penting.
SDGS 10: Berkurangnya Kesenjangan
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) kembali berkontribusi dalam penguatan sektor peternakan nasional melalui Pengabdian Kolaborasi Nasional bertajuk Pengembangan Hijauan Pakan Unggul untuk Mewujudkan Kemandirian Pakan dan Peternakan Berkelanjutan yang diselenggarakan Universitas Halu Oleo (UHO) di Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Jumat (31/7).
Dalam kegiatan tersebut, Guru Besar Fapet UGM, Prof. Ir. Nafiatul Umami, S.Pt., M.P., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., hadir sebagai narasumber utama yang membagikan hasil riset serta inovasi pengembangan hijauan pakan kepada peternak dan akademisi dari berbagai daerah.
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi kebutuhan industri peternakan melalui Pelatihan dan Uji Kompetensi Formulator Pakan sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Nomor 321 Tahun 2017, Jumat (10/7). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh 41 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelaku industri pakan, dosen, laboran, mahasiswa program sarjana dan pascasarjana, hingga alumni.
Alumni Fakultas Peternakan (Fapet) UGM Angkatan 2001 memberikan dukungan kepada mahasiswa yang sedang menjalani Ujian Akhir Semester (UAS) melalui donasi telur rebus. Sebagian donasi telur rebus tersebut diserahkan secara simbolis oleh tiga perwakilan alumni kepada perwakilan mahasiswa Fapet UGM sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa.
Ketua Alumni Fapet UGM Angkatan 2001, Aditya Suci, mengatakan bantuan ini merupakan wujud perhatian dan dukungan alumni agar mahasiswa tetap semangat dan menjaga kondisi fisik selama menghadapi ujian. Ia juga berharap mahasiswa dapat terus tekun dalam menempuh studi hingga lulus dan nantinya bergabung dalam jejaring alumni Fapet UGM.
Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) mendapatkan wawasan langsung mengenai dinamika industri peternakan nasional dan global melalui kuliah umum yang menghadirkan President Director PT Juang Jaya Abdi Alam, Dicky Adiwoso, Rabu (10/6) di Auditorium drh. R. Soepardjo.
Dalam kesempatan tersebut, Dicky membagikan pengalamannya yang lebih dari 35 tahun berkecimpung di industri sapi potong Indonesia. Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama bagi pelaku usaha untuk bertahan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari krisis moneter 1998, krisis impor sapi Australia, hingga pandemi Covid-19 dan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).