Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menutup rangkaian kegiatan 10th International Summer Course bertema “The Intersection of Biotechnology and Agriculture: Gene Editing for a Healthier Future” pada Jumat (15/5) di Suwatu By Mil & Bay. Penutupan berlangsung meriah dengan pertunjukan angklung yang dimainkan para peserta summer course. Suasana penuh antusias dan kegembiraan tampak mewarnai kegiatan yang menjadi penutup setelah sebelumnya peserta mengikuti field trip ke Museum Sangiran dan Candi Prambanan.
SDGS 10: Berkurangnya Kesenjangan
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menggelar pembukaan onsite 10th International Summer Course bertema “The Intersection of Biotechnology and Agriculture: Gene Editing for a Healthier Future” pada Senin (11/5) di Gedung ASLC Fapet UGM. Kegiatan internasional ini diikuti 112 peserta dari 19 negara dan dilaksanakan secara hybrid sebagai wadah kolaborasi akademik lintas negara dalam pengembangan bioteknologi dan pertanian berkelanjutan.
Dekan Fapet, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., dalam sambutannya menyampaikan bahwa perkembangan pesat bioteknologi, khususnya teknologi gene editing, telah membuka peluang besar dalam menjawab tantangan global seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, kesehatan dan kesejahteraan ternak, hingga sistem produksi berkelanjutan.
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menjalin kerja sama dengan PT Toros Farm Indonesia dalam pengembangan Rumah Potong Ayam yang berada di lingkungan Fapet UGM. Peresmian kerja sama tersebut dilaksanakan di Fapet UGM dan dihadiri Dekan Fapet, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., serta General Manager PT Toros Farm, Bilal Göktekin, Jumat (8/5).
Dalam sambutannya, Prof. Budi Guntoro menyampaikan bahwa fasilitas rumah potong ayam tersebut sebenarnya telah dibangun sejak tahun 2003. Namun, selama ini pemanfaatannya masih terbatas untuk kebutuhan penelitian, riset, dan praktik mahasiswa.
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan peternakan nasional melalui kajian ilmiah mengenai kuda pacu Indonesia. Muhammad Danang Eko Yulianto, mahasiswa Program Doktor Ilmu Peternakan Fapet UGM, melaksanakan ujian disertasi tertutup dengan mengangkat penelitian berjudul “Studi Genetik, Produktivitas, dan Strategi Pengembangan Hasil Grading-Up Kuda Pacu Indonesia”, Rabu (6/5) di Meeting Room Gedung ASLC lantai 3 Fapet UGM.
Dalam disertasinya, Danang meneliti hubungan antara komposisi ras, variasi gen myostatin (MSTN), performa balap, morfometrik tubuh, hingga performa reproduksi kuda pacu Indonesia sebagai dasar pengembangan sistem pemuliaan yang lebih berkelanjutan. Penelitian dilakukan pada 1.596 ekor kuda pacu yang terdaftar di PORDASI pada periode 2012–2023 di berbagai lintasan balap nasional di Indonesia.
Menjelang Iduladha, kebutuhan akan pelaksanaan kurban yang tidak hanya sah secara agama, tetapi juga aman dan higienis, menjadi semakin penting. Menjawab hal tersebut, Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menggelar pelatihan kurban pada Selasa (5/5), yang diikuti panitia kurban, jagal, hingga masyarakat umum.
Tak sekadar teori, pelatihan ini membekali peserta dengan pengetahuan lengkap mulai dari fikih kurban hingga praktik penanganan hewan dan pengelolaan daging yang sesuai standar kesehatan.