Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) membuka peluang kerja sama dengan perusahaan asal Jepang, Forest Holdings, dalam pengembangan teknologi biosekuriti peternakan melalui pemanfaatan disinfektan inovatif Oxilink. Penjajakan kerja sama tersebut mengemuka dalam presentasi yang disampaikan oleh Toshihiro Nakamura, Manager Corporate Strategy Division Forest Holdings, dan tim di Fapet UGM, Kamis (9/7).
Toshihiro Nakamura menjelaskan Oxilink merupakan teknologi disinfektan yang dikembangkan oleh Oxilink Co., Ltd. dengan memanfaatkan teknologi singlet oxygen. Teknologi ini dirancang untuk memberikan daya sterilisasi yang tinggi terhadap berbagai mikroorganisme penyebab penyakit pada unggas, sekaligus aman digunakan selama proses pemeliharaan ternak.