Fapet UGM Bagikan 2.000 Butir Telur Selama UAS, Dukung Konsentrasi dan Kesehatan Mahasiswa

Fakultas Peternakan (Fapet) UGM kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan dan kesiapan akademik mahasiswa selama masa Ujian Akhir Semester (UAS). Selama pelaksanaan UAS pada 9–18 Juni 2026, Fapet UGM membagikan lebih dari 2.000 butir telur rebus secara gratis kepada mahasiswa yang mengikuti ujian.

Pembagian telur dilakukan setiap hari ujian dengan jumlah yang disesuaikan kebutuhan mahasiswa, yakni 319 butir pada 9 Juni, 322 butir pada 10 Juni, 318 butir pada 11 Juni, 324 butir pada 12 Juni, 322 butir pada 15 Juni, 334 butir pada 17 Juni, dan 115 butir pada 18 Juni.

Program yang telah menjadi tradisi tahunan ini tidak sekadar berbagi makanan, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya konsumsi protein hewani untuk menunjang performa belajar mahasiswa. Telur dikenal sebagai sumber protein berkualitas tinggi yang mudah diperoleh, praktis dikonsumsi, dan memiliki berbagai manfaat bagi tubuh.

Kepala Kantor Administrasi Fapet UGM, Nurma Diani Sekarsih, S.Pd., MBA, mengatakan bahwa penyediaan telur rebus merupakan bentuk perhatian fakultas terhadap kebutuhan mahasiswa selama menghadapi ujian.

“Masa ujian membutuhkan konsentrasi dan stamina yang baik. Telur rebus menjadi pilihan yang sederhana tetapi kaya manfaat karena mengandung protein berkualitas tinggi yang dapat membantu menjaga energi dan rasa kenyang lebih lama. Cocok sebagai asupan sebelum maupun selepas mengikuti ujian,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai institusi yang bergerak di bidang peternakan, Fapet UGM juga ingin mengajak mahasiswa untuk semakin mengenal manfaat pangan asal ternak yang bernilai gizi tinggi dan berperan penting dalam mendukung kesehatan masyarakat.

Antusiasme mahasiswa terhadap program ini terlihat dari banyaknya mahasiswa yang memanfaatkan telur rebus sebagai menu sarapan maupun camilan di sela-sela jadwal ujian. Salah satu mahasiswa Fapet UGM, Rama, mengaku terbantu dengan adanya pembagian telur gratis tersebut.

“Apalagi kalau belum sempat sarapan, cukup membantu. Sebelum ujian jadi ada tambahan energi dan tidak terlalu lapar saat mengerjakan soal,” katanya.

Melalui pembagian lebih dari dua ribu butir telur selama UAS, Fapet UGM tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi mahasiswa, tetapi juga menunjukkan bahwa perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan mahasiswa merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung keberhasilan akademik.

 

Penulis: Satria

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses