Workshop Akademik Fapet UGM Siapkan Pembelajaran Berkualitas Semester Gasal 2026/2027

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menyelenggarakan Workshop Akademik selama dua hari, 20–21 Juli 2026, sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan pembelajaran Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran sekaligus memperkuat penjaminan mutu akademik di lingkungan Fapet UGM.

Workshop dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fapet, Prof. Ir. Nafiatul Umami, S.Pt., M.P., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., yang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin fakultas untuk memastikan kualitas penyelenggaraan pendidikan terus meningkat dari waktu ke waktu.

“Workshop ini merupakan kegiatan rutin yang sangat penting sebagai sarana evaluasi sekaligus menyiapkan proses pembelajaran agar berjalan lebih baik. Melalui forum ini kita menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta memastikan seluruh perangkat akademik telah siap sebelum perkuliahan dimulai,” ujarnya.

Prof. Nafiatul menambahkan, penguatan sistem penjaminan mutu menjadi perhatian utama karena dalam waktu dekat Fapet UGM akan menghadapi sejumlah proses akreditasi program studi.

Prof. Dr. Laurentius Hartanto Nugroho, M.Agr., selaku Koordinator Bidang Penjaminan Mutu Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi Universitas (SPMRU) UGM, menyampaikan materi mengenai Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sesuai Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025. Ia menjelaskan bahwa SPMI merupakan rangkaian proses yang dirancang secara sistematis melalui siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) guna menjamin sekaligus meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan.

“Implementasi SPMI tidak berhenti pada penyusunan dokumen, melainkan harus diwujudkan melalui pelaksanaan standar pendidikan tinggi secara konsisten, evaluasi berkala, hingga peningkatan mutu yang berkelanjutan,”papar Hartanto.

Selama workshop, peserta juga membahas berbagai aspek teknis penyelenggaraan akademik, antara lain penyusunan pembagian jadwal mengajar dosen di setiap departemen dan program studi, penyempurnaan portofolio mata kuliah, penyusunan serta pembaruan SAP dan RPKS berbasis Outcome Based Education (OBE) dan Sustainable Development Goals (SDGs), penyusunan SAP praktikum, hingga penyamaan persepsi mengenai standar pembelajaran, pembagian SKS, jam perkuliahan, serta mekanisme pembimbingan dan pengujian mahasiswa.

 

Penulis: Satria

Foto: Margiyono

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses