Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional melalui ajang International Innovation & Applied Solution Competition 2026 yang diselenggarakan oleh Maejo University, Thailand dan National Ilan University, Taiwan, 27 April-6 Mei 2026. Kompetisi tersebut menjadi wadah bagi para inovator dari berbagai negara untuk menghadirkan solusi aplikatif dan inovatif dalam menjawab tantangan global. Kompetisi ini diselenggarakan pada 27 April 2026 di Maejo University Thailand, sementara itu penghargaan diberikan pada 6 Mei 2026 di National Ilan University, Taiwan.
Mahasiswa S2 di Wageningen University & Research, Belanda, Siep Jossi Missaar, berbagi pengalaman mengenai pengelolaan peternakan sapi perah organik dan produksi keju dalam sharing session yang diikuti para asisten laboratorium di Fakultas Peternakan (Fapet) UGM, Senin (11/5). Kegiatan ini diikuti dosen dan asisten Laboratorium Ternak Potong, Kerja dan Hewan Kesayangan serta asisten Laboratorium Ilmu Ternak Perah dan Industri Persusuan.
Dalam paparannya, Siep menjelaskan bagaimana sistem peternakan organik di Perancis (tempat tinggalnya sejak kecil) dijalankan secara berkelanjutan dengan mengedepankan kesehatan ternak, kualitas pakan alami, dan standar higienitas tinggi dalam produksi susu maupun keju.
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menggelar pembukaan onsite 10th International Summer Course bertema “The Intersection of Biotechnology and Agriculture: Gene Editing for a Healthier Future” pada Senin (11/5) di Gedung ASLC Fapet UGM. Kegiatan internasional ini diikuti 112 peserta dari 19 negara dan dilaksanakan secara hybrid sebagai wadah kolaborasi akademik lintas negara dalam pengembangan bioteknologi dan pertanian berkelanjutan.
Dekan Fapet, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., dalam sambutannya menyampaikan bahwa perkembangan pesat bioteknologi, khususnya teknologi gene editing, telah membuka peluang besar dalam menjawab tantangan global seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, kesehatan dan kesejahteraan ternak, hingga sistem produksi berkelanjutan.
Fakultas Peternakan (Fapet) UGM terus memperkuat atmosfer akademik dan jejaring internasional melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan ilmiah bersama akademisi mancanegara. Selain menggelar guest lecture terkait pengelolaan limbah peternakan berkelanjutan, Fapet UGM bersama Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Fapet juga mengadakan workshop bertajuk “Strategies and Tips Publishing in High Impact Journal” pada Jumat (8/5).
Workshop tersebut menghadirkan dua narasumber internasional, yakni Dr. B. Ravindran dan Prof. Dr. Abdul Razak Alimon. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan wawasan dan strategi praktis kepada mahasiswa pascasarjana, dosen, maupun peneliti dalam menembus jurnal bereputasi internasional bereputasi tinggi.
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menjalin kerja sama dengan PT Toros Farm Indonesia dalam pengembangan Rumah Potong Ayam yang berada di lingkungan Fapet UGM. Peresmian kerja sama tersebut dilaksanakan di Fapet UGM dan dihadiri Dekan Fapet, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., serta General Manager PT Toros Farm, Bilal Göktekin, Jumat (8/5).
Dalam sambutannya, Prof. Budi Guntoro menyampaikan bahwa fasilitas rumah potong ayam tersebut sebenarnya telah dibangun sejak tahun 2003. Namun, selama ini pemanfaatannya masih terbatas untuk kebutuhan penelitian, riset, dan praktik mahasiswa.