Budi daya lebah klanceng berpotensi menjadi alternatif usaha produktif bagi masyarakat. Selain tidak memiliki sengat, lebah ini relatif mudah beradaptasi, tidak membutuhkan lahan luas, dan menghasilkan produk bernilai ekonomi, seperti madu, bee pollen, dan propolis.
Dosen Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM), Dr. Agussalim, mengatakan hal tersebut pada Kuliah Gratis, Bagimu Petani Periode 12, Jumat (23/10). Ia menjelaskan bahwa lebah memiliki peran penting sebagai penghasil produk bernilai ekonomi sekaligus agen penyerbuk tanaman.