Rumput laut tropis Indonesia berpotensi menurunkan emisi metana ternak. Hal ini ditegaskan oleh Nur Hidayah, S.Pt., M.Si saat menjalankan ujian tertutup program doktor Fakultas Peternakan (Fapet) UGM, Rabu (18/2). Di bawah bimbingan Prof. Dr. Ir. Kustantinah, DEA., IPU. (Promotor), Ir. Cuk Tri Noviandi, S.Pt., M.Anim.St., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. (Ko-Promotor), dan Ir. Andriyani Astuti, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. (Ko-Promotor) Nur Hidayah mempertahankan disertasinya berjudul “Mitigasi Produksi Metana (CH4) Enterik pada Ruminansia melalui Penambahan Rumput Laut sebagai Aditif Pakan”.
SDGS 10: Berkurangnya Kesenjangan
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) kembali mencatatkan capaian internasional dengan digelarnya ujian disertasi tertutup Program Doktor Ilmu Peternakan bagi dua mahasiswa asal Vietnam, Senin (16/2). Keduanya adalah Nguyen Hoang Qui, M.Sc. dan Nguyen Thi Anh Thu, M.Sc., yang sama-sama meneliti isu strategis peternakan babi skala kecil di kawasan Delta Mekong, Vietnam.
Nguyen Hoang Qui mengangkat disertasi berjudul “The Competitiveness of Small-Scale Swine Farmers in Mekong Delta, Vietnam”. Penelitiannya menyoroti daya saing peternak babi skala kecil di tengah tantangan fluktuasi harga, ancaman penyakit, keterbatasan akses modal, teknologi, serta tekanan industri skala besar. Studi ini menekankan pentingnya inovasi, praktik budi daya yang kompetitif, serta dukungan kebijakan pemerintah guna memperkuat posisi peternak rakyat dalam rantai pasok industri babi.
Fakultas Peternakan (Fapet) UGM mengirimkan 4 (empat) orang mahasiswanya untuk mengikuti program internship atau magang ke Crest Co., Ltd., Jepang. Mereka yaitu Billy Steven Tarigan, Priyo Adi Putro, Revalda Stefani Danela dan Anisa Tsania Veren. Acara pelepasan serta pembekalan bagi empat mahasiswa angkatan 2023 tersebut dilakukan pada Jumat (13/2).
Ketua Prodi Ilmu dan Industri Peternakan, Fapet UGM, Ir. Muhlisin S.Pt., M.Agri., Ph.D., IPP., berharap selama magang di Jepang para mahasiswa bisa segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja.
Keterbatasan akses peternak terhadap sumber daya input terbarukan berkontribusi terhadap rendahnya produktivitas. Untuk itu, optimalisasi pemanfaatan biogas, introduksi rumput unggul, serta efisiensi penggunaan input menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan sekaligus menekan pencemaran lingkungan.
Hal ini dikemukakan oleh Meita Puspa Dewi saat mempertahankan disertasinya yang berjudul “Ekoefisiensi Sumber Daya Input pada Peternakan Sapi Perah Rakyat di Kabupaten Sleman Yogyakarta.”, Jumat (13/2).
Fakultas Peternakan (Fapet) melalui Career Development and Entrepreneur Center (CDEC) kembali menggandeng PT Medion dalam program Experiential Learning yang digelar pada Rabu (11/02). Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis serta pemahaman mengenai pentingnya vaksinasi dalam industri peternakan.
District Assistant Manager PT Medion area Jogja & Magelang, Sugiyantoro, S.Pt., menekankan bahwa vaksinasi bukan sekadar rutinitas, melainkan pilar utama dalam menjaga kesehatan populasi ayam.