Arsip:

SDGS 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera

Mahasiswa Fapet UGM Ikuti New Southbound Policy Elite Study Program 2026 di Taiwan

Mahasiswa Profesi Insinyur Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM), Izdihar Haekal Hidayatullah, berkesempatan mengikuti New Southbound Policy Elite Study Program (NSPESP) 2026 di National Pingtung University of Science and Technology (NPUST), Taiwan. Program berlangsung pada September 2026 hingga Januari 2027 dan mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk memperluas wawasan akademik, jejaring internasional, serta pengalaman lintas budaya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Opening Ceremony di Ministry of Foreign Affairs (MOFA) Taiwan, Taipei, yang dihadiri Deputy Minister of Foreign Affairs Taiwan Francois Chihchung Wu dan Wakil Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, Johanes Andi Susanto. Peserta NSPESP 2026 berasal antara lain dari Indonesia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan India. read more

Prof Yayi Suryo: Kampus Sehat Harus Dimulai dari Lingkungan Kerja yang Aman dan Bahagia

Mewujudkan perguruan tinggi yang sehat tidak cukup hanya dengan menyediakan fasilitas kesehatan. Lingkungan kerja yang aman, relasi yang sehat, serta perhatian terhadap kesehatan mental menjadi bagian penting dalam membangun kampus yang sehat dan sejahtera.

Hal tersebut disampaikan Dewan Pengarah Health Promoting University (HPU) Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Yayi Suryo Prabandari, dalam kegiatan pembinaan kader HPU Fakultas Peternakan (Fapet) UGM, Rabu (16/9).

Dalam kegiatan tersebut, Prof. Yayi yang juga Guru Besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM membahas pentingnya menjaga kesehatan mental sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari kekerasan, perundungan, diskriminasi, dan berbagai bentuk relasi yang tidak sehat di perguruan tinggi. read more

FEMIXA, Inovasi Mahasiswa UGM untuk Optimalisasi Pemanfaatan Ampas Kacang Hijau sebagai Pakan Domba

Melimpahnya hasil samping industri pangan membuka peluang pengembangan bahan pakan alternatif, salah satunya ampas kacang hijau. Pemanfaatannya di tingkat peternak memerlukan proses pengolahan yang tepat, terutama dalam penanganan bahan, pencampuran, dan ketersediaan sarana pengolahan.

Kondisi tersebut ditemui di Peternakan Way Farm, Yogyakarta. Menurut informasi dari salah satu peternak setempat, Laut, pasokan ampas kacang hijau yang diterima mencapai sekitar 400 kg per hari, sementara yang termanfaatkan sebagai pakan baru sekitar 240 kg. Kadar airnya yang tinggi membuat bahan ini cepat rusak apabila tidak segera diolah. read more

Dari Vaksinasi Hingga Komunikasi Risiko, Disertasi Doktor Fapet UGM Rumuskan Strategi Pengendalian PMK

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang kembali merebak di Indonesia sejak tahun 2022 membuktikan bahwa pengendalian penyakit hewan menular strategis tidak hanya bergantung pada penanganan teknis veteriner. Keberhasilan intervensi seperti vaksinasi massal dan biosekuriti sangat ditentukan oleh dinamika sosial-budaya, persepsi peternak, serta efektivitas strategi komunikasi risiko di tingkat lokal.

Hal tersebut disampaikan oleh Robi Agustiar, mahasiswa Program Doktor Ilmu Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM), dalam riset disertasinya yang berjudul “Analisis Pemangku Kepentingan dan Strategi Komunikasi Pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku: Pada Program Australia Indonesia Health Security Partnership”. Penelitian ini berada di bawah bimbingan Tim Promotor Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. (Promotor) dan Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DAA, DEA., IPU., ASEAN Eng. (Ko-Promotor). read more

Fakultas Peternakan UGM Gelar Layanan Konseling Karier untuk Persiapkan Masa Depan Mahasiswa melalui program CDEC (Career Development and Entrepreuneur Centre)

Program Studi S1 Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menggelar agenda Brief Career Counseling pada Kamis (3/9). Kegiatan ini diikuti oleh 30 mahasiswa aktif dari angkatan 2023 dan 2024. Selama sesi konseling, para peserta didampingi langsung oleh 3 konselor profesional untuk membantu mengenali potensi diri serta merancang arah karier di masa depan. Ketua CDEC, Ir. Viagian Pastawan, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPM., mengatakan output dari kegiatan ini mahasiswa akan mendapatkan penilaian hasil konseling karir yang akan digunakan oleh mahasiswa sebagai acuan untuk menentukan karir yang akan dipilih setelah lulus sarjana. read more