Tiga mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) UGM yang terdiri dari Muhammad Haidillah Farhan, Fauzan Akbar Nugroho, dan Dhiaz Larasati Putri Stillana sukses menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Tim ini berhasil menyabet dua penghargaan sekaligus, yakni Juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Juara 2 Poster dalam ajang Farmtastic UNS 2026. Kompetisi tersebut diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-3 Fakultas Peternakan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, dengan puncak acara presentasi final dan awarding pada Senin, 18 Mei 2026 secara luring.
SDGS 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) terus mendorong penerapan teknologi yang mendukung kesejahteraan hewan sekaligus meningkatkan efisiensi pemotongan ternak kurban. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah Gama Abilawa Portable Restraining Box yang digagas oleh Prof. Ir. Panjono, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.
Prof. Panjono menjelaskan bahwa praktik pemotongan sapi kurban di masyarakat selama ini sebagian besar belum dilakukan di Tempat Pemotongan Hewan (TPH). Selain menggunakan peralatan yang terbatas, proses penanganan ternak juga sering dilakukan secara kurang manusiawi sehingga berdampak pada kesejahteraan hewan maupun kualitas daging yang dihasilkan.
Rangkaian Sertifikasi Kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha) di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi berakhir pada Ahad (17/5). Hari ketiga ini menjadi fase penentu utama kelulusan di mana para peserta wajib menunjukkan kemampuan eksekusi riil mereka melalui ujian kompetensi praktik langsung di lapangan.
Memasuki pukul 06.30 WIB, ujian kompetensi praktik dilaksanakan di Toros Farm, Pleret, Bantul dimulai dengan pengawasan ketat dari Tim Asesor. Dalam ujian lapangan yang berlangsung hingga siang hari tersebut, setiap peserta diuji secara individu mengenai kecakapan taktis mereka, mulai dari penanganan hewan pra-penyembelihan, penerapan teknik merobohkan hewan yang memenuhi prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare), hingga ketepatan serta kecepatan eksekusi penyembelihan yang sesuai dengan syariat Islam. Selepas jeda istirahat, shalat, dan makan siang, agenda dilanjutkan dengan rapat pleno internal Tim Asesor pada pukul 13.30 WIB guna merumuskan akumulasi nilai serta hasil akhir uji kompetensi berdasarkan seluruh instrumen penilaian yang telah dilewati peserta sejak hari pertama.
Mahasiswa S2 di Wageningen University & Research, Belanda, Siep Jossi Missaar, berbagi pengalaman mengenai pengelolaan peternakan sapi perah organik dan produksi keju dalam sharing session yang diikuti para asisten laboratorium di Fakultas Peternakan (Fapet) UGM, Senin (11/5). Kegiatan ini diikuti dosen dan asisten Laboratorium Ternak Potong, Kerja dan Hewan Kesayangan serta asisten Laboratorium Ilmu Ternak Perah dan Industri Persusuan.
Dalam paparannya, Siep menjelaskan bagaimana sistem peternakan organik di Perancis (tempat tinggalnya sejak kecil) dijalankan secara berkelanjutan dengan mengedepankan kesehatan ternak, kualitas pakan alami, dan standar higienitas tinggi dalam produksi susu maupun keju.
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menggelar pembukaan onsite 10th International Summer Course bertema “The Intersection of Biotechnology and Agriculture: Gene Editing for a Healthier Future” pada Senin (11/5) di Gedung ASLC Fapet UGM. Kegiatan internasional ini diikuti 112 peserta dari 19 negara dan dilaksanakan secara hybrid sebagai wadah kolaborasi akademik lintas negara dalam pengembangan bioteknologi dan pertanian berkelanjutan.
Dekan Fapet, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., dalam sambutannya menyampaikan bahwa perkembangan pesat bioteknologi, khususnya teknologi gene editing, telah membuka peluang besar dalam menjawab tantangan global seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, kesehatan dan kesejahteraan ternak, hingga sistem produksi berkelanjutan.