Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi kebutuhan industri peternakan melalui Pelatihan dan Uji Kompetensi Formulator Pakan sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Nomor 321 Tahun 2017, Jumat (10/7). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh 41 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelaku industri pakan, dosen, laboran, mahasiswa program sarjana dan pascasarjana, hingga alumni.
SDGS 4: Pendidikan Berkualitas
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) membuka peluang kerja sama dengan perusahaan asal Jepang, Forest Holdings, dalam pengembangan teknologi biosekuriti peternakan melalui pemanfaatan disinfektan inovatif Oxilink. Penjajakan kerja sama tersebut mengemuka dalam presentasi yang disampaikan oleh Toshihiro Nakamura, Manager Corporate Strategy Division Forest Holdings, dan tim di Fapet UGM, Kamis (9/7).
Toshihiro Nakamura menjelaskan Oxilink merupakan teknologi disinfektan yang dikembangkan oleh Oxilink Co., Ltd. dengan memanfaatkan teknologi singlet oxygen. Teknologi ini dirancang untuk memberikan daya sterilisasi yang tinggi terhadap berbagai mikroorganisme penyebab penyakit pada unggas, sekaligus aman digunakan selama proses pemeliharaan ternak.
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menerima kunjungan studi banding dari Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin (Unhas), Kamis (9/7). Kegiatan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan fakultas guna mendukung peningkatan kualitas layanan akademik maupun tata kelola kelembagaan.
Rombongan Fakultas Peternakan Unhas dipimpin oleh Kepala Tata Usaha, Monika, S.Sos., M.AP., dan diterima oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama, Prof. Yuny Erwanto, didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Nafiatul Umami, serta Kepala Kantor Administrasi, Nurma Diani Sekarsih, S.Pd., MBA.
Sebanyak 134 siswa kelas X yang naik ke kelas XI SMAN 1 Kebumen mengikuti kegiatan outing class ke Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM), Rabu (8/7). . Kegiatan ini menjadi ajang penyegaran sekaligus menambah wawasan siswa tentang perguruan tinggi, khususnya jalur masuk UGM, kehidupan mahasiswa, serta prospek karier lulusan.
Kunjungan ini merupakan gelombang kedua pada tahun ini, setelah sebelumnya rombongan gelombang pertama telah lebih dahulu melaksanakan kegiatan serupa di UGM. Meski pelaksanaan outing class hanya dilakukan di wilayah DIY dan Jawa Tengah, kegiatan ini tetap memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi para siswa.
Kebahagiaan menyelimuti keluarga Muhammad Nur Arifin setelah putra mereka berhasil diterima di Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 non KIP Kuliah. Lulusan SMAN 1 Bantul tersebut menjadi kebanggaan keluarga yang telah melalui berbagai perjuangan hidup.
Arifin, yang lahir di Bantul pada 17 Juli 2006, mengaku tidak menyangka dapat diterima di Fapet UGM. Bahkan, saat proses pemilihan jurusan, beberapa guru sempat menyarankan dirinya untuk memilih program studi lain. Namun kecintaannya terhadap dunia peternakan membuatnya mantap memilih Fapet UGM.