15 Dosen Fapet UGM Ikuti RCC Asesor Kompetensi

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menyelenggarakan Recognition of Current Competence (RCC) Asesor Kompetensi pada 27–28 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung secara luring ini diikuti oleh 15 dosen Fapet UGM.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Fapet UGM sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Peternakan Indonesia (LSPPI). RCC merupakan proses untuk memastikan kompetensi asesor tetap terjaga dan relevan, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperpanjang masa berlaku sertifikat kompetensi bagi asesor yang masa lisensinya akan atau telah berakhir.

Dekan Fapet UGM, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng, menyampaikan bahwa keberadaan asesor kompetensi yang profesional dan memiliki kompetensi yang terus diperbarui menjadi bagian penting dalam mendukung sistem sertifikasi kompetensi di bidang peternakan.

Melalui kegiatan RCC, para asesor diharapkan tidak hanya memenuhi aspek legalitas sertifikasi, tetapi juga mampu mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan asesmen sesuai dengan perkembangan standar dan sistem sertifikasi kompetensi.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memantapkan kembali pemahaman asesor mengenai kebijakan sistem sertifikasi kompetensi, sekaligus mengasah keterampilan dalam merencanakan aktivitas asesmen, melaksanakan proses asesmen, serta berkontribusi dalam kegiatan validasi asesmen.

Penyelenggaraan RCC Asesor Kompetensi di Fapet UGM menunjukkan komitmen fakultas dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional. Dengan asesor yang memiliki kompetensi dan sertifikasi yang terjaga, Fapet UGM diharapkan dapat terus berkontribusi dalam penguatan ekosistem sertifikasi kompetensi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia bidang peternakan.

 

Penulis: Satria

Foto: Istimewa

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses