Dari Teori ke Praktik: Peserta Serkom Juleha Fapet UGM Rampungkan Pembekalan dan Uji Taktis

Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menyelenggarakan Sertifikasi Kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha) hari 1-2 yang berlangsung di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Fapet UGM. Memasuki hari kedua pelaksanaan, agenda yang krusial bagi ekosistem pangan halal nasional ini berhasil menjembatani pemahaman teori mendalam dari hari pertama menuju pengujian fisik dan taktis di lapangan.

Rangkaian kegiatan yang dimulai pada Jumat (15/5) mengupas tuntas standardisasi kompetensi dasar peserta melalui pembekalan materi oleh dosen Fapet UGM. Dr. Ir. Miftahush Shirotul Haq, S.Pt., IPP. mengawali sesi dengan memaparkan penerapan syariat Islam dan koordinasi pekerjaan, disusul oleh Ir. Tian Jihadhan Wankar, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPP. yang mengulas aspek penting Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta higiene sanitasi. Standardisasi pra-penyembelihan kemudian diperdalam oleh Dr. Ir. Moh. Sofi’ul Anam, S.Pt., M.Sc., IPP. terkait pemeriksaan fisik dan kesiapan hewan, sebelum akhirnya ditutup oleh Ir. Cuk Tri Noviandi, S.Pt., M.Anim.St., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. yang mengurai kelayakan proses penyembelihan hingga status kematian hewan. Penguatan teoretis ini langsung diuji pada sore harinya melalui pengisian form pra-asesmen serta ujian kompetensi tertulis oleh Tim Asesor.

Memasuki hari kedua pada Sabtu (16/5), fokus kegiatan beralih pada aspek aplikatif di mana para peserta berkolaborasi dengan Tim Juru Sembelih Halal (JJI) untuk mempraktikkan langsung penyiapan peralatan serta teknik penyembelihan yang efisien dan sesuai dengan prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare). Dr. Ir. Endy Triyannanto, S.Pt., M.Eng., IPM., ASEAN Eng, selaku Ketua Jagal Halal UGM menyampaikan bahwa kombinasi antara pemantapan syariat di hari pertama dan praktik di hari kedua merupakan langkah nyata Fapet UGM dalam menyiapkan standardisasi mutu demi memberikan ketenangan bagi masyarakat selaku konsumen pangan asal hewan.

Hari kedua ditutup dengan uji wawancara. Bagi peserta skema sertifikasi baru, mereka harus melaksanakan ujian kompetensi wawancara mendalam yang dikawal oleh Tim Asesor, Ir. Rusman, M.P., Ph.D. dan Ir. Tristianto Nugroho, S.Pt., M.Sc., IPP. Sementara itu, di paruh waktu yang sama, TUK Fapet UGM juga menyelenggarakan Ujian Surveillance atau perpanjangan sertifikat kompetensi bagi para juru sembelih profesional senior yang dipimpin langsung oleh asesor senior Ir. Edi Suryanto, M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Dengan selesainya seluruh tahapan pembekalan, praktik alat, hingga wawancara ini, para peserta kini bersiap menghadapi tantangan ujian kompetensi praktik langsung di lapangan di tanggal 17 Mei 2026.

 

Sumber: Aslab Ilmu dan Teknologi Daging

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses