Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menjalin kerja sama dengan PT Lianhua Leather Industry melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang diselenggarakan pada Selasa (7/7) di Fapet UGM. Penandatanganan dilakukan oleh Dekan Fapet, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., bersama Vice General Manager PT Lianhua Leather Industry, Julius Kurniawan.
Prof. Budi Guntoro menyampaikan Fapet UGM memiliki kapasitas akademik dan jejaring internasional yang dapat menjadi modal penting dalam pengembangan industri perkulitan di Indonesia. Menurutnya, teknologi pengolahan kulit terus berkembang sehingga membutuhkan kolaborasi yang erat antara akademisi dan pelaku industri.
“Fapet UGM memiliki jejaring kerja sama dengan berbagai universitas di Eropa, termasuk melalui program Erasmus. Kami berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti pada program magang mahasiswa, tetapi juga berkembang dalam bentuk kolaborasi riset, pengembangan inovasi, serta menghadirkan praktisi industri sebagai dosen tamu untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa,” ujarnya.
Sementara itu, Vice General Manager PT Lianhua Leather Industry, Julius Kurniawan, mengapresiasi sambutan dan komitmen Fapet UGM dalam membangun kemitraan dengan industri. Ia berharap lulusan Fapet UGM dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan industri perkulitan nasional, khususnya pada sektor penyamakan kulit.
“Kami berharap sumber daya manusia dari Fapet UGM dapat berkontribusi dalam dunia perkulitan, terutama di bidang penyamakan kulit. Kami ingin membangun hubungan yang saling menguntungkan atau simbiosis antara industri dan perguruan tinggi,” ungkap Julius.
Ia juga menyampaikan bahwa industri penyamakan kulit saat ini masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan sumber daya manusia yang kompeten, terutama untuk operasional perusahaan di Cianjur. Oleh karena itu, kerja sama dengan perguruan tinggi dinilai menjadi salah satu solusi dalam menyiapkan tenaga profesional yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Selain membuka peluang magang dan penyerapan lulusan, PT Lianhua Leather Industry juga membuka kemungkinan pengembangan kapasitas melalui program beasiswa studi lanjut ke Tiongkok bagi sumber daya manusia yang berpotensi.

Penulis: Satria
Foto: Margiyono