Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) kembali memperkuat jejaring akademik internasional melalui program student exchange. Mahasiswa program doktor asal School of Animal Technology and Innovation, Institute of Agricultural Technology, Suranaree University of Technology (SUT), Thailand, Weerada Meethip, mengikuti pertukaran mahasiswa selama satu semester, yakni Februari–Juli 2026, dengan dukungan pendanaan dari Equity.
Selama mengikuti program di Fapet UGM, Weerada menjalani berbagai kegiatan akademik, mulai dari mengikuti perkuliahan bersama mahasiswa Program Doktor reguler, berpartisipasi dalam Summer Course yang diselenggarakan Fapet UGM, hingga mengenal budaya Indonesia melalui kunjungan ke sejumlah destinasi wisata di Yogyakarta.
Dalam bidang penelitian, Weerada melaksanakan riset di Laboratorium Teknologi Makanan Ternak di bawah bimbingan Ir. Dimas Hand Vidya Paradhipta, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPP. Penelitian tersebut mengkaji penggunaan aditif kimia pada silase jagung di kondisi tropis, sejalan dengan minat akademiknya di bidang nutrisi pakan ternak, khususnya teknologi silase yang juga menjadi bagian dari topik disertasi doktoralnya.
Dimas menambahkan selama mengikuti program, Weerada menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam kegiatan penelitian. “Weerada berhasil menyelesaikan penelitian beserta penulisan naskah publikasi ilmiah yang saat ini sedang dalam proses submit ke jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus. Publikasi ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi riset antara Fapet UGM dan Suranaree University of Technology,” ujar Dimas, Kamis (23/7).
Program ini menjadi wujud komitmen Fapet UGM dalam memperluas kerja sama internasional melalui mobilitas mahasiswa, sekaligus mendorong lahirnya kolaborasi riset yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang peternakan.
Sumber: Dimas
Editor: Satria