Fapet UGM Jajaki Kerja Sama Akademik dan Riset dengan China Agricultural University

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menerima kunjungan Prof. Tang Lixia, Ph.D., Deputy Dean of the College of International Development and Global Agriculture (CIDGA), China Agricultural University (CAU), dalam rangka penjajakan kerja sama di bidang akademik dan penelitian.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi awal dan mengidentifikasi peluang kolaborasi antara Fapet UGM dan CAU. Sejumlah potensi kerja sama yang dijajaki antara lain pertukaran mahasiswa, kolaborasi penelitian, serta pengembangan berbagai kegiatan akademik yang dapat melibatkan sivitas akademika kedua institusi.

Prof. Tang menyampaikan bahwa kunjungannya ke Indonesia merupakan bagian dari upaya CAU untuk memperluas jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi di Indonesia. Sebelumnya, CAU juga telah melakukan komunikasi dan penjajakan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, termasuk Institut Pertanian Bogor (IPB).

Bagi CAU, Indonesia memiliki posisi strategis dalam pengembangan kerja sama akademik dan penelitian, khususnya dalam isu pembangunan pertanian dan peternakan yang memiliki keterkaitan dengan berbagai tantangan global.

Mewakili pimpinan Fapet UGM, Prof. Yuny Erwanto selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerja Sama, menyambut baik inisiatif kerja sama yang ditawarkan CAU. Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi internasional dapat membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan kapasitas mahasiswa, dosen, serta kegiatan penelitian di Fapet UGM.

“Fapet UGM tidak dapat berjalan sendiri. Kita membutuhkan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi serta lembaga di dalam maupun luar negeri untuk mengembangkan pendidikan dan penelitian,” ujar Prof. Yuny, Jumat (25/9).

Ia menambahkan, Fapet UGM selama ini terus membangun dan memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai institusi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen formal, tetapi dapat diwujudkan dalam kegiatan konkret yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Penjajakan dengan CAU selanjutnya diharapkan dapat berkembang ke dalam bentuk program yang lebih spesifik, termasuk mobilitas mahasiswa dan dosen, kolaborasi riset, serta kegiatan akademik lainnya. Dengan demikian, kerja sama kedua institusi dapat memberikan ruang bagi pertukaran pengetahuan dan pengalaman sekaligus memperkuat jejaring internasional Fapet UGM.

China Agricultural University merupakan salah satu perguruan tinggi yang memiliki fokus kuat pada bidang pertanian dan pengembangan sumber daya manusia di sektor pertanian. Potensi kolaborasi dengan CAU diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan kerja sama internasional Fapet UGM dalam merespons perkembangan dan tantangan sektor peternakan di tingkat global.

 

Penulis: Satria

 

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses