Arsip:

Berita Fakultas

UGM Gandeng Pakar Internasional Dorong Transfer Teknologi untuk Perkuat Pangan dan BUMDes

Fakultas Peternakan (Fapet) UGM kembali memperkuat hilirisasi inovasi melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat berbasis riset aplikatif dan pemberdayaan masyarakat bersama kolaborator internasional tahun 2026. Program yang berlangsung April–Juni 2026 ini didanai LPDP di bawah Program EQUITY WCU.

Bersama Dr. Joseph Dela Cruz dari University of the Philippines Los Baños, tim UGM melaksanakan transfer teknologi kepada BUMDes Putro Manggolo, Desa Kadilanggon, Klaten. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi pangan berkualitas sekaligus memperkuat kelembagaan ekonomi desa. read more

Fapet UGM Siap Dukung Hilirisasi Riset dan Inovasi Kementerian Pertanian

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung program hilirisasi riset dan inovasi yang digagas Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran jajaran pimpinan Fapet UGM dalam pertemuan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dengan civitas akademika klaster agro UGM yang berlangsung di Jakarta, Senin (29/6).

Dalam kegiatan tersebut, Fapet UGM dihadiri Dekan Fapet UGM, Prof. Budi Guntoro, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama, Prof. Yuny Erwanto, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Nafi’atul Umami, Prof. Panjono, Prof. Bambang Suwignyo serta Prof. Dyah Maharani. Pertemuan yang dihadiri rektor, dekan, guru besar, peneliti, dosen, hingga mahasiswa itu menjadi momentum penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mempercepat inovasi sektor pertanian dan peternakan menuju swasembada pangan berkelanjutan. read more

Kisah Mila Arlinda, Peternak Muda Tuban yang Sukses dari Lima Ekor Domba

Di sebuah sudut Desa Kebonagung, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, aroma khas kandang bercampur suara kambing dan domba menjadi bagian dari keseharian seorang perempuan muda bernama Mila Arlinda. Di usianya yang belum genap 28 tahun, alumnus Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) tahun 2021 itu berhasil membangun usaha peternakan modern bernama Kerabat Ternak 1-3 yang kini dikenal luas hingga berbagai daerah di Jawa Timur.

Di tengah anggapan bahwa dunia peternakan identik dengan pekerjaan laki-laki dan sulit menghadirkan kesejahteraan, Mila justru membuktikan sebaliknya. Bersama sang suami, Sahroni, ia mengembangkan usaha kambing dan domba yang kini memiliki berbagai lini bisnis, mulai dari penggemukan, pembibitan, ternak perah, hingga penjualan sarana produksi peternakan (sapronak). read more

Fapet UGM Gelar Workshop Akademik dan Evaluasi Kurikulum 2021

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menggelar Workshop Akademik pada Kamis-Jumat (25-26/6) sebagai bagian dari kegiatan rutin tahunan fakultas dalam rangka evaluasi Kurikulum 2021 sekaligus persiapan implementasi Kurikulum 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh segenap pimpinan fakultas, Ketua Program Studi jenjang S1, S2, S3, dan Program Profesi Insinyur, Kepala Kantor Administrasi, dosen, Koordinator Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, serta tenaga kependidikan bagian akademik.

Dekan Fapet UGM, Prof. Ir. Budi Guntoro, dalam sambutannya menyampaikan bahwa evaluasi kurikulum dilakukan untuk memastikan proses pembelajaran semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan kompetensi di bidang peternakan. read more

Fapet UGM Gelar Workshop Pengelolaan Sampah Berbasis IoT untuk Wujudkan Kampus Berkelanjutan  

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menggelar workshop pengelolaan sampah berbasis Internet of Things (IoT) bersama Dr. Ir. Thomas Oka Pratama, M.Eng. dari Fakultas Teknik, Kamis (25/6). Kegiatan ini diikuti civitas Fapet UGM, khususnya petugas cleaning service dan tim HPU (Health Promoting University) Fapet, sebagai upaya meningkatkan pemahaman pengelolaan sampah yang lebih modern, terukur, dan berbasis data.

Dalam pemaparannya, Thomas Oka Pratama menjelaskan bahwa pengelolaan sampah yang efektif membutuhkan data yang akurat. Tanpa mengetahui jumlah dan jenis sampah yang dihasilkan, upaya pengurangan maupun pengolahan sampah akan sulit dilakukan secara tepat. read more