Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menggelar workshop pengelolaan sampah berbasis Internet of Things (IoT) bersama Dr. Ir. Thomas Oka Pratama, M.Eng. dari Fakultas Teknik, Kamis (25/6). Kegiatan ini diikuti civitas Fapet UGM, khususnya petugas cleaning service dan tim HPU (Health Promoting University) Fapet, sebagai upaya meningkatkan pemahaman pengelolaan sampah yang lebih modern, terukur, dan berbasis data.
Dalam pemaparannya, Thomas Oka Pratama menjelaskan bahwa pengelolaan sampah yang efektif membutuhkan data yang akurat. Tanpa mengetahui jumlah dan jenis sampah yang dihasilkan, upaya pengurangan maupun pengolahan sampah akan sulit dilakukan secara tepat.
“Melalui sistem timbangan sampah berbasis IoT, data timbulan sampah dapat dipantau secara real-time sehingga memudahkan evaluasi serta perencanaan kebijakan pengelolaan limbah secara digital,”papar Oka.
Workshop juga mengenalkan spesifikasi dan cara kerja timbangan sampah IoT yang terintegrasi dengan server dan dashboard pemantauan digital. Sistem ini mampu mengukur berat sampah di titik pengumpulan, mengklasifikasikan jenis sampah, hingga menampilkan tren timbulan sampah harian secara daring.
Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Tidak hanya mendapatkan materi di dalam ruangan, peserta juga diajak praktik langsung di depo sampah untuk mencoba penggunaan timbangan IoT, mulai dari memilih klasifikasi sampah, melakukan penimbangan, hingga mengirimkan data ke server. Praktik lapangan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan peserta dalam menerapkan pengelolaan sampah berbasis teknologi di lingkungan kampus.
Kepala Kantor Administrasi Fapet, Nurma Diani Sekarsih, S.Pd., MBA, berharap pengelolaan sampah di lingkungan fakultas nantinya dapat dilakukan secara lebih sistematis, efisien, dan mendukung terciptanya kampus yang berkelanjutan serta ramah lingkungan.

Penulis: Satria
Foto: Margiyono