Dekan Fapet Tekankan Integritas dan Kepemimpinan Lulusan

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) kembali meluluskan delapan mahasiswa Program Pascasarjana pada Wisuda Program Pascasarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan pada Rabu (22/7).  Delapan lulusan tersebut terdiri atas lima lulusan Program Magister dan tiga lulusan Program Doktor dengan capaian akademik yang membanggakan.

Dr. Ir. Endy Triyannanto, S.Pt., M.Eng., IPM., ASEAN Eng., selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) S2 Fapet UGM turut menyampaikan apresiasi atas capaian para lulusan.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan Program Pascasarjana. Capaian IPK yang tinggi dan masa studi yang relatif singkat menunjukkan komitmen, kerja keras, serta kualitas proses pendidikan di Fapet UGM. Kami berharap para lulusan dapat menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, industri peternakan, dan pembangunan masyarakat,” ujarnya.

Hingga Wisuda Program Pascasarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026, Fapet UGM telah menghasilkan 1.115 lulusan Program Magister dan 191 lulusan Program Doktor.

Prestasi akademik para lulusan pada periode ini melampaui rata-rata universitas. Rata-rata IPK lulusan Program Magister mencapai 3,95, sedangkan Program Doktor mencapai 4,00. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata IPK universitas, yakni 3,81 untuk Magister dan 3,93 untuk Doktor. Selain itu, rata-rata masa studi lulusan Magister hanya 1 tahun 7 bulan, sedangkan Program Doktor 4 tahun 1 bulan, lebih singkat dibandingkan rata-rata masa studi universitas.

Sementara itu untuk wisudawan terbaik Program Magister diraih oleh Pradipta Tara Gardini, S.Pt., M.Sc. dengan IPK sempurna 4,00 yang ditempuh dalam waktu 1 tahun 4 bulan 18 hari. Pada Program Doktor, dua lulusan berhasil meraih IPK 4,00, yaitu Dr. Ir. Widhi Kurniawan, S.Pt., M.Si., IPM. dan Dr. Ir. Muhammad Danang Eko Yulianto, S.Pt., M.Si., IPM.

Dekan Fapet UGM, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberhasilan akademik yang diraih para wisudawan merupakan pencapaian yang patut disyukuri. Namun, di balik capaian tersebut terdapat proses panjang yang penuh perjuangan, tantangan, dan pengorbanan selama menempuh studi di UGM.

“Keberhasilan akademik ini bukanlah sesuatu yang diperoleh secara instan. Di balik ijazah yang hari ini diterima terdapat proses belajar yang tidak mudah, kerja keras, ketekunan, serta berbagai tantangan yang berhasil dilalui. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di masa depan,” tuturnya.

Prof. Budi menegaskan bahwa lulusan UGM tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap peran yang dijalankan. Menurutnya, gelar magister maupun doktor membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk terus mengembangkan keilmuan, menghasilkan inovasi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Di atas gelar akademik yang Saudara sandang terdapat tanggung jawab moral untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan, melahirkan inovasi, dan menjadi pemimpin di lingkungan maupun masyarakat. Jadilah lulusan UGM yang membanggakan, yang dikenal karena integritas, profesionalisme, dan kontribusinya,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Budi juga menyampaikan bahwa Fapet UGM terus melakukan penguatan sistem pendidikan melalui berbagai inovasi akademik. Salah satunya dengan menjadi pelopor pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan pendidikan sarjana menuju profesi melalui Program Studi Profesi Insinyur.

 

Penulis: Satria

Foto: Margiyono

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses