Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) kembali berduka. Salah satu Guru Besar terbaiknya, Prof. drh. Wartomo Hardjosubroto, MSA., tutup usia pada Minggu (22/2). Almarhum berpulang di usia 90 tahun dan dimakamkan di Makam UGM Sawitsari pada Minggu (22/2) siang.
Prof. Wartomo merupakan Dosen Purna Tugas pada Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Ternak, Departemen Pemuliaan dan Reproduksi Ternak, Fapet UGM. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai akademisi yang berdedikasi tinggi dalam pengembangan ilmu genetika dan pemuliaan ternak di Indonesia.
Almarhum lahir di Purworejo pada 6 Juli 1936. Karier akademiknya di UGM dimulai sejak tahun 1963 sebagai tenaga pengajar. Berkat kiprah dan kontribusinya yang konsisten dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, almarhum dikukuhkan sebagai Guru Besar pada tahun 2001. Selama lebih dari 37 tahun masa pengabdiannya, Prof. Wartomo turut membangun fondasi keilmuan dan kelembagaan Fapet UGM.
Dalam riwayat pendidikannya, Prof. Wartomo menempuh pendidikan profesi di UGM serta melanjutkan studi S-2 di University of Florida, Amerika Serikat. Pengalaman akademik tersebut semakin memperkaya perspektif dan kontribusinya dalam pengembangan ilmu peternakan, khususnya di bidang genetika dan pemuliaan ternak.
Atas dedikasi dan pengabdiannya, almarhum menerima penghargaan Purnabakti dari UGM pada tahun 2006. Sosoknya juga dikenal sebagai pendidik yang ramah sekaligus menjadi teladan bagi banyak dosen dan mahasiswa lintas generasi.
Segenap pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni Fapet UGM menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum.
Penulis: Satria
Foto: Istimewa