Laboratorium Hijauan Makanan Ternak dan Pastura (HMTP) Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Peningkatan Kapasitas Kelompok Ternak Melalui Budi daya Hijauan Pakan Unggul sebagai Upaya Swasembada Pakan Ternak” di Kelurahan Demangrejo, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Sabtu (29/8). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok ternak setempat dalam membudidayakan hijauan pakan ternak unggul guna mendukung kemandirian pakan bagi peternak di wilayah tersebut.
SDGS 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
Tim mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) berhasil meraih Juara 1 Brawijaya Animal Science Ideas Competition yang diselenggarakan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, 23 Agustus 2026. Tim UGM terdiri atas Syahid Ma’ashum sebagai ketua, serta Bangkit Setiyoko dan Naysilla Njenar Mahesa Prihriyanto, di bawah bimbingan Ir. Galuh Adi Insani, S.Pt., M.Sc., IPM.
Dalam kompetisi tersebut, tim UGM mengangkat gagasan pengembangan agribisnis sapi perah berkelanjutan melalui penguatan generasi muda. Gagasan ini berangkat dari tantangan industri persusuan nasional, khususnya ketergantungan terhadap pasokan susu luar negeri dan persoalan regenerasi peternak.
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) kembali berkontribusi dalam penguatan sektor peternakan nasional melalui Pengabdian Kolaborasi Nasional bertajuk Pengembangan Hijauan Pakan Unggul untuk Mewujudkan Kemandirian Pakan dan Peternakan Berkelanjutan yang diselenggarakan Universitas Halu Oleo (UHO) di Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Jumat (31/7).
Dalam kegiatan tersebut, Guru Besar Fapet UGM, Prof. Ir. Nafiatul Umami, S.Pt., M.P., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., hadir sebagai narasumber utama yang membagikan hasil riset serta inovasi pengembangan hijauan pakan kepada peternak dan akademisi dari berbagai daerah.
Para pakar dari Fakultas Peternakan (Fapet) UGM siap melakukan pendampingan program pengembangan ayam kampung yang digagas oleh Pemkab Blora. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fapet, Prof. Ir. Yuny Erwanto, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM., dalam pertemuan dengan Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, Minggu (26/7).
“Bersama tim lain dari FEB, Fakultas Teknik dan Teknologi Pertanian kita siap mendampingi agar ayam kampung di Blora berkembang menuju skala bisnis usaha yang ekonomis,”tutur Yuny.
Bungkil biji nyamplung (Calophyllum inophyllum) merupakan salah satu alternatif pakan baru untuk ternak ruminansia karena mengandung kadar protein yang tinggi. Bungkil biji nyamplung merupakan produk sampingan dari minyak tamanu yang digunakan sebagai bahan bakar alternatif yang sedang berkembang di Indonesia. Menurut dosen Fakultas Peternakan (Fapet) UGM, Dr. Dimas Hand Vidya Paradhipta, sebagai produk sampingannya produksi bungkil biji nyamplung ini terus meningkat seiiring dengan meningkatnya permintaan minyak tamanu.