Tiga mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih Juara 1 KAMAKARYA Essay Competition (KEC) 2026 melalui esai berjudul “GREENOVA: Smart Biorefinery Terintegrasi Berbasis Valorisasi Limbah Program Makan Bergizi Gratis menjadi Bioetanol untuk Mendukung Green Economy Berkelanjutan”, Minggu (13/9). Tim tersebut terdiri atas Muhammad Rafi Nur Alim dari Fakultas Peternakan, Dava Dhiya Ul Haq dari Fakultas Teknik, dan Radit Anugrah Ramadhan dari Fakultas Pertanian. KAMAKARYA 2026 mengusung tema “Empowering Youth in the Era of Digital Economy: Innovation, Adaptation, and Collaboration.”
SDGS 13: Penanganan Perubahan Iklim
Tim pengabdian masyarakat Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Model Silvopastura Terintegrasi untuk Meningkatkan Kapasitas Masyarakat dan Ketahanan Pakan Ternak di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Wanagama. Kegiatan berlangsung pada Selasa (1/9) malam dan dihadiri oleh 14 anggota Kelompok Ternak Bina Gama dari Kalurahan Banaran, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Dasar 2026 yang didanai oleh Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat (DPkM) UGM. Kelompok Ternak Bina Gama dipilih sebagai mitra program karena selama ini menghadapi tantangan dalam menyediakan pakan ternak yang cukup dan berkualitas di tengah kondisi lahan karst yang minim curah hujan.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Skouw Wansa menggelar program edukasi bertajuk “Pemanfaatan Kotoran Ternak Menjadi Pupuk Kompos Berkualitas” di Kampung Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi pupuk kompos sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus meningkatkan produktivitas lahan.
Kampung Skouw Mabo memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, termasuk limbah organik dari aktivitas peternakan dan pertanian. Namun, sebagian besar limbah tersebut belum dimanfaatkan secara optimal dan masih banyak lahan yang belum dikelola secara maksimal untuk kegiatan budi daya tanaman. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa KKN-PPM UGM Skouw Wansa untuk menghadirkan edukasi mengenai pembuatan pupuk kompos sebagai solusi yang mudah diterapkan dengan memanfaatkan sumber daya lokal.
Caravan Mountaineering Club (CMC) Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fapet UGM menyelenggarakan kegiatan konservasi lingkungan pada 19 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti oleh 46 peserta ini bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan melalui aksi konservasi satwa serta pemanfaatan kembali limbah plastik menjadi produk bernilai guna.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelepasan 25 ekor tukik di Pantai Goa Cemara, Bantul. Pelepasan dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian penyu yang merupakan salah satu satwa dilindungi. Setiap dua peserta secara bergantian melepas satu ekor tukik ke habitat alaminya sehingga seluruh peserta dapat terlibat secara langsung dalam aksi konservasi tersebut.
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menggelar workshop pengelolaan sampah berbasis Internet of Things (IoT) bersama Dr. Ir. Thomas Oka Pratama, M.Eng. dari Fakultas Teknik, Kamis (25/6). Kegiatan ini diikuti civitas Fapet UGM, khususnya petugas cleaning service dan tim HPU (Health Promoting University) Fapet, sebagai upaya meningkatkan pemahaman pengelolaan sampah yang lebih modern, terukur, dan berbasis data.
Dalam pemaparannya, Thomas Oka Pratama menjelaskan bahwa pengelolaan sampah yang efektif membutuhkan data yang akurat. Tanpa mengetahui jumlah dan jenis sampah yang dihasilkan, upaya pengurangan maupun pengolahan sampah akan sulit dilakukan secara tepat.