Arsip:

SDGS 13: Penanganan Perubahan Iklim

Fapet UGM Gelar Workshop Pengelolaan Sampah Berbasis IoT untuk Wujudkan Kampus Berkelanjutan  

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menggelar workshop pengelolaan sampah berbasis Internet of Things (IoT) bersama Dr. Ir. Thomas Oka Pratama, M.Eng. dari Fakultas Teknik, Kamis (25/6). Kegiatan ini diikuti civitas Fapet UGM, khususnya petugas cleaning service dan tim HPU (Health Promoting University) Fapet, sebagai upaya meningkatkan pemahaman pengelolaan sampah yang lebih modern, terukur, dan berbasis data.

Dalam pemaparannya, Thomas Oka Pratama menjelaskan bahwa pengelolaan sampah yang efektif membutuhkan data yang akurat. Tanpa mengetahui jumlah dan jenis sampah yang dihasilkan, upaya pengurangan maupun pengolahan sampah akan sulit dilakukan secara tepat. read more

Fapet UGM Dorong Daya Saing Industri Kulit melalui Teknologi Berkelanjutan

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menyelenggarakan kegiatan Advanced Training in Sustainable Leather Technology sebagai bagian dari program ELEGTEC (Enhancing Sustainable and Green Technology in Indonesia) yang didukung oleh Erasmus+ CBHE. Kegiatan ini menghadirkan akademisi, praktisi industri kulit, pemerintah, serta mitra perguruan tinggi dari dalam dan luar negeri untuk memperkuat pengembangan teknologi kulit yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di Indonesia.

Dekan Fapet UGM, Prof. Budi Guntoro, dalam sambutannya menyampaikan pelatihan ini menjadi wadah penting untuk berbagi pengetahuan dan memperkuat kolaborasi di bidang teknologi kulit. Menurutnya, teknologi kulit memiliki peran strategis tidak hanya dalam sektor peternakan, tetapi juga dalam pengembangan industri yang lebih luas. Indonesia dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan produk kulit berkualitas tinggi karena didukung sumber daya ternak yang melimpah, biodiversitas, kapasitas industri yang terus berkembang, serta meningkatnya permintaan pasar global. read more

UGM Sukses Selenggarakan International Summer Course 2026 tentang Teknologi Penyamakan Kulit Berkelanjutan

International Summer Course 2026 yang diselenggarakan Laboratorium Teknologi Kulit, Hasil Ikutan, dan Limbah Ternak, Fakultas Peternakan (Fapet) UGM, memasuki pekan kedua dengan agenda kunjungan lapangan dan penutupan program. Sekitar 100 peserta dari 10 negara mengikuti kegiatan bertema “Sustainable and Green Leather Technology: From Conventional Processing to Bio-Based Innovation” yang menjadi wadah pertukaran ilmu dan jejaring akademik internasional.

Pada 1–4 Juni 2026, peserta melakukan kunjungan ke lima industri dan institusi di Yogyakarta untuk melihat langsung penerapan teknologi kulit berkelanjutan serta memahami ekosistem industri kulit Indonesia yang memadukan nilai budaya dan inovasi teknologi. read more

Inovasi Daun Kirinyuh untuk Atasi Dampak Mikroplastik Antarkan Tim Fapet UGM Raih Pendanaan PKM-Riset Eksakta 2026

Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026. Berdasarkan data resmi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, UGM berhasil meraih peringkat pertama sebagai perguruan tinggi dengan jumlah proposal didanai terbanyak, yakni sebanyak 56 proposal. Capaian tersebut menempatkan UGM di atas Universitas Hasanuddin (UNHAS) dengan 50 proposal dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan 35 proposal.

Salah satu kontribusi datang dari Fakultas Peternakan (Fapet) UGM melalui tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) yang diketuai oleh Fauzan Akbar Nugroho dari Program Studi S1 Ilmu dan Industri Peternakan angkatan 2024. Dalam pelaksanaan risetnya, tim ini turut melibatkan kolaborasi lintas disiplin bersama mahasiswa dari berbagai fakultas di UGM di bawah bimbingan Dr. Moh. Sofi’ul Anam, S.Pt., M.Sc. read more

Paradoks Protein Hewani dan Emisi Karbon: Kritik Berbasis Food Justice terhadap Narasi Global dalam Konteks Indonesia

Di tengah kampanye global tentang perubahan iklim, peternakan semakin sering ditempatkan sebagai sumber masalah. Daging, susu, dan telur dituding sebagai penyumbang emisi karbon yang signifikan, sehingga muncul seruan untuk mengurangi konsumsi protein hewani. Dekan Fakultas Peternakan (Fapet) UGM, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.,  melihat narasi ini berkembang luas di negara maju dan ruang internasional, seolah-olah berlaku universal. Namun, menurut Budi, ketika dilihat dari konteks Indonesia, pendekatan tersebut tidak sepenuhnya relevan, bahkan berpotensi tidak adil. read more