Tiga mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) UGM berhasil meraih prestasi gemilang dengan menyabet gelar Juara 1, Best Presentation, dan Best Creative Video dalam ajang ADM Livestock Innovation Essay Competition 2026 yang diselenggarakan oleh PT ADM Animal Nutrition Indonesia. Kompetisi tingkat nasional bertema “Empowering Future Leaders for the Sustainable Animal Industry” ini digelar pada 9–10 Juli 2026, dengan puncak acara pengumuman dan penyerahan penghargaan berlangsung pada Selasa, 11 Agustus 2026 bertempat di kantor ADM, Pasuruan, Jawa Timur.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Anjeli Astriani selaku ketua tim, dengan anggota Bangkit Setiyoko dan Dini Aruni Karunia Romadhoni serta dosen pembimbing Ir. Galuh Adi Insani, S.Pt., M.Sc., IPM. Tim UGM ini berhasil unggul lewat esai berjudul “MEAT SAFE: Pengembangan Aplikasi Keamanan Pangan Asal Daging Terintegrasi Augmented Reality dan Artificial Intelligence sebagai Langkah Memperkuat Kesehatan Masyarakat”, sebuah gagasan inovatif yang mengintegrasikan teknologi augmented reality dan kecerdasan buatan untuk meningkatkan pengawasan keamanan pangan asal daging demi mendukung kesehatan masyarakat.
Kompetisi ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia, yang bersaing menyampaikan gagasan ilmiah melalui esai dan video kreatif dalam empat bidang utama, yaitu nutrisi ternak, agribisnis ternak, teknologi produksi ternak, serta reproduksi dan pembiakan ternak. Seluruh peserta diseleksi secara ketat oleh dewan juri hingga terpilih 10 finalis terbaik yang kemudian mempresentasikan karyanya secara online di hadapan para ahli dan praktisi industri.
Dalam sambutannya pada acara pengumuman dan penyerahan penghargaan, Wully Wahyuni, S.Pt., MBA, selaku Country General Manager PT ADM Animal Nutrition Indonesia, mengapresiasi antusiasme dan kualitas gagasan para peserta.
“Melalui kolaborasi dan strategi yang tepat, mahasiswa memiliki peluang besar untuk menjembatani sebuah ide sederhana menjadi inovasi yang mampu membuka jalan bagi peluang bisnis baru,” ujarnya.
Mewakili timnya, Anjeli mengaku bersyukur atas penghargaan tersebut. Kemenangan ini merupakan sebuah keberanian untuk melihat sebuah persoalan sekaligus mengubah pengetahuan menjadi solusi yang berdampak.
“Perubahan besar tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar perubahan dimulai dari satu ide, satu keberanian, dan satu langkah untuk memulainya. Kami adalah generasi muda peternakan. Kami tidak ingin hanya menjadi penonton perubahan. Kami ingin menjadi bagian dari perubahan itu sendiri,”ujar Anjeli.
Sumber: Tim Mahasiswa
Editor: Satria