Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menutup rangkaian kegiatan 10th International Summer Course bertema “The Intersection of Biotechnology and Agriculture: Gene Editing for a Healthier Future” pada Jumat (15/5) di Suwatu By Mil & Bay. Penutupan berlangsung meriah dengan pertunjukan angklung yang dimainkan para peserta summer course. Suasana penuh antusias dan kegembiraan tampak mewarnai kegiatan yang menjadi penutup setelah sebelumnya peserta mengikuti field trip ke Museum Sangiran dan Candi Prambanan.
Kegiatan internasional ini diikuti sebanyak 112 peserta dari 19 negara dan dilaksanakan secara hybrid sebagai wadah kolaborasi akademik lintas negara dalam pengembangan bioteknologi dan pertanian berkelanjutan. Summer course juga sempat menghadirkan dua narasumber internasional, yakni Prof. Olivier Hanotte serta Dr. Nigatu Ayele Adossa.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerjasama Fapet UGM, Prof. Ir. Yuny Erwanto, S.Pt., MP., Ph.D., IPM., menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber dan peserta yang telah berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Ia juga berharap summer course ini dapat membuka peluang kolaborasi internasional di masa mendatang.
Salah satu peserta asal Taiwan, Chen Yu Jui, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya selama mengikuti kegiatan. “Kami sangat bersyukur atas acara ini. Kami dari Taiwan merasa puas dan bahagia setiap hari. Kami benar-benar bersyukur telah bertemu dengan Anda semua,” ujarnya.
Sementara itu, peserta asal Filipina, Regina-Kaela, menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman akademik sekaligus rekreasi yang berkesan. Ia menyebut suasana lingkungan, materi, dan kebersamaan selama kegiatan menjadi kenangan indah yang akan terus diingat serta berharap dapat bertemu kembali di masa depan.
Penulis: Satria
Foto: Tim Media Center