Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) terus memperkuat kontribusinya dalam pemberdayaan peternak rakyat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, tim Laboratorium Teknologi Makanan Ternak (TMT) menghadirkan pakar nutrisi ruminansia asal Malaysia, Prof. Abdul Razak Alimon, dalam kegiatan penyuluhan dan pelatihan bertajuk Formulasi dan Praktik Pembuatan Pakan Konsentrat.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (5/11) tersebut dilaksanakan bersama Kelompok Ternak Sari Mendo di Dusun Pakel, Desa Ketawang, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Program ini didanai melalui Hibah Pengabdian Tematik Fakultas Tahun 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam menyusun formulasi pakan yang memenuhi kebutuhan nutrisi ternak, sekaligus mendorong pemanfaatan bahan baku pakan lokal yang lebih efisien dan ekonomis.
Dalam sesi penyampaian materi, Ir. Cuk Tri Noviandi, S.Pt., M.Anim.St., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. memberikan pemahaman mengenai dasar-dasar formulasi ransum. Materi mencakup penyusunan pakan dengan komposisi nutrisi seimbang, pengenalan kandungan nutrien bahan baku lokal, serta strategi pemenuhan kebutuhan nutrisi ternak dengan mempertimbangkan efisiensi biaya produksi.
Perspektif internasional turut dihadirkan melalui pemaparan Prof. Abdul Razak Alimon. Pakar nutrisi ternak tersebut berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai pengembangan nutrisi ternak, khususnya pentingnya pemanfaatan berbagai bahan pakan alternatif yang memiliki kandungan nutrisi potensial untuk mendukung produktivitas ternak.
Tidak berhenti pada penyampaian teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan pakan konsentrat bersama anggota Kelompok Ternak Sari Mendo. Para peternak mendapatkan pendampingan mulai dari penimbangan bahan baku berdasarkan formulasi, proses pencampuran (mixing) hingga merata, serta penanganan pakan agar kualitas dan daya simpannya tetap terjaga.
Melalui praktik tersebut, peternak diharapkan tidak hanya memahami prinsip penyusunan ransum, tetapi juga memiliki keterampilan untuk memproduksi pakan konsentrat secara mandiri sesuai dengan potensi bahan baku yang tersedia di lingkungan sekitar.
Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antara akademisi nasional dan internasional dengan masyarakat peternak. Keterlibatan Prof. Abdul Razak Alimon diharapkan dapat memperluas perspektif pengembangan peternakan berbasis ilmu pengetahuan sekaligus memperkuat penerapan hasil riset perguruan tinggi di tingkat masyarakat.
Melalui kegiatan pengabdian ini, tim Laboratorium Teknologi Makanan Ternak Fapet UGM berharap dapat mendorong kemandirian peternak dalam penyediaan pakan berkualitas, meningkatkan efisiensi usaha, serta mendukung produktivitas dan kesejahteraan peternak rakyat, khususnya di Kabupaten Magelang.

Sumber: Zazin