• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • UPT Terpadu
  • Penelitian
  • Informasi Publik
  • Surel
  • CDEC
  • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Fakultas Peternakan
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Nilai-Nilai Etis
    • Pimpinan Fakultas
    • Dosen Fakultas
    • Tenaga Kependidikan
    • Program dan Pusat Kajian
  • Akademik
    • Pendaftaran
    • Departemen
      • Nutrisi Makanan Ternak
      • Sosial Ekonomi Peternakan
      • Teknologi Hasil Ternak
      • Pemuliaan dan Reproduksi Ternak
      • Produksi Ternak
    • Akreditasi
    • Program Musim Panas
    • Unit Pendukung
    • Kalender Akademik
    • Kemahasiswaan
      • Organisasi Kemahasiswaan
      • Asrama Mahasiswa
      • Paparan Internasional
      • Beasiswa
  • Program Studi
    • Sarjana
      • Program Studi S1
      • S1 Internasional
    • Pasca Sarjana
    • Profesi Insinyur
  • Riset
    • Jurnal Yang Diterbitkan
    • Publikasi
      • AAAP
      • IJGS
      • SIMNASTER
    • Buku dan Bab
    • Presentasi
    • Luaran Video
  • Jaringan
    • Internasional
      • Universitas
      • Pemerintah
      • Konsorsium
    • Nasional
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • KAPGAMA
    • CDEC
  • Beranda
  • Berita Fakultas
  • Mahasiswa Fakultas Peternakan UGM Ciptakan Alat Penghitung Gas Metan Yang Diproduksi Ternak

Mahasiswa Fakultas Peternakan UGM Ciptakan Alat Penghitung Gas Metan Yang Diproduksi Ternak

  • Berita Fakultas
  • 20 September 2021, 06.49
  • Oleh:
  • 0

Tim mahasiswa Fakultas Peternakan UGM menciptakan Gama Sapudi Methan Chamber, yaitu alat untuk menghitung gas rumah kaca (greenhouses gases) yang diproduksi oleh sektor peternakan terutama ternak ruminansia. Indonesia merupakan salah satu negara yang menghasilkan greenhouses gases dalam jumlah besar. Peternakan ruminansia seperti sapi, kerbau, domba, dan kambing menghasilkan metan dari proses fermentasi dalam rumen sebagai hasil konversi rumput menjadi sumber energi.

“Gama Sapudi Methan Chamber mampu menghitung gas metan yang diproduksi oleh kambing dan dapat dipantau secara real time melalui telepon selular atau komputer.  Alat tersebut berbasis internet of things (IoT) dan hasil penghitungan greenhouses gases akan terhubung dengan Dashboards Website yang telah didesain sehingga dapat diakses dan dipantau dengan mudah melalui handphone atau komputer. Inovasi ini berperan penting dalam penelitian yang berkaitan dengan global warming,” ujar Gardika Windar Prahara, ketua tim pada Jumat (17/9) di kampus Fakultas Peternakan.

Inovasi alat penghitung greenhouses gases untuk ternak ruminansia masih belum banyak dikembangkan  di Indonesia. Selain itu, harga alat methane chamber untuk penelitian pada ternak sangat mahal dan harus didatangkan dari luar negeri.

Melihat hal tersebut, ia bersama dengan rekan timnya yaitu Auliya Muthiea Dien (Fakultas Peternakan), Firlya Lananinggar (Fakultas Peternakan), Andie Gagas Alfrianto (Sekolah Vokasi), dan Remarezi Rafsanjani (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) berinovasi dengan menciptakan alat pendeteksi greenhouses gases yang dapat membantu pengembangan penelitian dalam mitigasi produksi greenhouses gases dan evaluasi manajemen peternakan serta efisien pakan. Kegiatan ini masuk ke dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Cipta Karsa yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Gama Sapudi Methan Chamber dapat mengukur beberapa kadar greenhouses gases seperti, karbondioksida (CO2), metan (CH4), hidrogen sulfida (H2S), amonia (NH3), dinitrogen oksida (N2O), serta suhu dan kelembaban secara real time yang didukung teknologi Internet of Things (IoT),” ujar Gardika.

Alat tersebut memanfaatkan gas keluaran hewan ternak dan menggunakan microcontroller Arduino Nano yang dihubungkan dengan berbagai sensor untuk mendapatkan input data yang lengkap. Semua data yang didapatkan akan dikomputasi dan ditampilkan pada LCD display yang berada pada bagian luar alat untuk monitoring di tempat ataupun sebagai penampil ketika terjadi error yang tidak dapat ditampilkan secara daring dengan internet.

“Selain itu, dengan memanfaatkan media daring menggunakan modul wifi ESP 8266 yang dikirim ke Dashboards Website user dan terhubung dengan internet sehingga alat dapat dipantau dan diatur dimanapun, kapanpun, dan bagaimanapun,” jelas Gardika.

Inovasi ini diharapkan dapat dikembangkan dalam skala besar sehingga dapat membantu pengembangan penelitian mitigasi greenhouses gases yang mendukung peternakan dengan konsep Green Livestock Farming.

Pembimbing tim tersebut yang juga dosen Fakultas Peternakan, Dr. Muhsin Al Anas, S.Pt, mengatakan bahwa Gama Sapudi Methan Chamber dapat menjadi terobosan inovasi untuk meningkatkan kualitas penelitian dalam upaya mitigasi greenhouses gases sehingga dapat mengembangkan peternakan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan (Environmental Sustainability of Livestock Production). (Humas Fapet/Nadia)

Post Views: 104

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Latest Post

  • Tingkatkan Keahlian Juru Sembelih Halal, Fakultas Peternakan Adakan Pelatihan dan Uji Kompetensi
  • Pelatihan Analisis Gut Microbiome Tingkatkan Kompetensi Peneliti Pangan dan Gizi
  • Dorong Transformasi Peternakan Nasional, Akademisi dan Praktisi Sampaikan Masukan Revisi UU Peternakan dan Kesehatan Hewan ke DPR
  • Fakultas Peternakan UGM Hadirkan Pakar Internasional Bahas Transformasi Sistem Peternakan Modern
  • Syawalan Jagal Halal UGM, Dorong Penyembelihan Sesuai Syariat dan Higienis

UGM News

  • UGM Expert Highlights Hemophilia Symptoms, Treatment Gaps, and Need for Early Diagnosis
  • Four UGM Cultural Sciences Programs Ranked 151–200 Globally in QS WUR by Subject 2026
  • Frequent Forgetfulness and Poor Focus May Signal ADHD Symptoms
  • Eternal Ice in Puncak Jaya Set to Disappear as Glacier Retreat Accelerates
  • World Hemophilia Day: Men Most Affected by Hemophilia
Universitas Gadjah Mada

Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada

Jl. Fauna No. 3 Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Telp: (0274) 513363 | Fax: (0274) 521578 |

Email: fapet@ugm.ac.id

Mengunjungi Fapet

  • Peta Kampus
  • Agenda

Pendaftaran

  • Sarjana
  • Pasca Sarjana
  • Diploma
  • Profesi
  • Internasional

UNDUH

Sertifikat BAN PT S1- 2009 2014

Sertifikat BAN PT S1 – 14 Sep 2014-14 Sep 2019

Formulir Akademik dan Kemahasiswaan

Dokumen MBKM

Sertifikat BAN PT

Sertifikat BAN PT Unggul

Sertifikat ASIIN

Buku Panduan Akademik Kurikulum 2021 Edisi Tahun 2024

Buku Panduan PKL 2023

Buku Panduan Proposal

Buku Panduan Skripsi

Pernyataan Keaslian Tugas Akhir

Unduh selengkapnya…

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Informasi Tersedia Setiap Saat

Informasi Tersedia Secara Berkala

© 2018 Fakultas Peternakan UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

Contact Us

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju