Dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang penelitian pangan dan gizi, PT Gizi Gama Persada bekerja sama dengan Animal Science Learning Center Fakultas Peternakan (Fapet) UGM menyelenggarakan pelatihan teknik analisis gut microbiome pada 16–17 April 2026 di Fapet UGM.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh semakin pentingnya peran mikrobiota saluran cerna dalam kesehatan manusia. Ketidakseimbangan mikrobiota (disbiosis) diketahui berkaitan dengan berbagai penyakit metabolik seperti diabetes, penyakit jantung, kanker, hingga hipertensi. Salah satu indikator penting dalam kondisi ini adalah menurunnya bakteri penghasil asam butirat yang berfungsi sebagai agen antiinflamasi dan berperan dalam regulasi metabolisme tubuh.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam analisis mikrobiota, mulai dari teknik isolasi DNA, penggunaan PCR dan qPCR untuk kuantifikasi bakteri, hingga analisis 16S rRNA berbasis sequencing. Peserta yang terlibat berasal dari kalangan dosen, peneliti, mahasiswa, serta praktisi kesehatan yang berjumlah sekitar 20 orang.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan kombinasi materi teori dan praktikum langsung. Kegiatan meliputi pemaparan konsep mikrobiota saluran cerna, praktikum isolasi DNA dan RNA dari sampel feses, teknik PCR dan qPCR, serta analisis data genetik mikroba. Selain itu, peserta juga dilatih untuk mengidentifikasi bakteri penghasil asam butirat sebagai indikator penting dalam studi kesehatan usus.
Didukung dengan peralatan laboratorium modern seperti thermocycler, qPCR, dan sistem elektroforesis, pelatihan ini memberikan pengalaman aplikatif berbasis teknologi terkini. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan evaluasi dan diskusi hasil untuk memperkuat pemahaman peserta.
Penulis: Satria