Perkuat Basis Pakan Ternak, UGM Kenalkan Rumput Unggul Gama Umami di Kawasan Transmigrasi Muting 

Ketersediaan pakan ternak yang terbatas menjadi tantangan tersendiri bagi peternak di Kawasan Transmigrasi (KT) Muting, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Menjawab persoalan tersebut, Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 1 Universitas Gadjah Mada (UGM) mendorong pengembangan sektor peternakan di wilayah tersebut melalui penguatan ketersediaan pakan ternak, salah satunya dengan mengenalkan dan menanam rumput Gama Umami sebagai sumber hijauan pakan yang diharapkan dapat mendukung keberlanjutan usaha peternakan masyarakat. TEP 1 UGM merupakan salah satu tim yang ditempatkan dalam program Ekspedisi Patriot di Kawasan Transmigrasi Muting. Tim ini dipimpin oleh Chandra Setyawan, S.T.P., M.Eng., Ph.D., dengan anggota Tri Ariani, S.T.P., Khulaimi, S.P., Ilham Mubarok, S.T.P., Ariqonitahanif Putri Rahim, S.Si., dan Fariz Jordan Fadillah, S.Pt., M.Sc. Keberagaman latar belakang keilmuan para anggota tim ini menjadi modal penting dalam mengembangkan pendekatan yang mengintegrasikan berbagai aspek, mulai dari pertanian, agronomi, sumber daya air, pemetaan wilayah, ekonomi, hingga peternakan.

Fariz Jordan Fadillah, S.Pt., M.Sc dari Fakultas Peternakan (Fapet UGM) menjelaskan dalam pelaksanaan program di KT Muting, sektor peternakan menjadi salah satu potensi yang mendapat perhatian khusus dari tim. Masyarakat di wilayah ini memiliki potensi pengembangan ternak sapi dan ayam yang cukup menjanjikan.

“ Potensi peternakan di wilayah ini sangat menjanjikan dengan lahan yang masih cukup luas dan belum termanfaatkan secara optimal, baik untuk area penggembalaan maupun pengembangan sumber hijauan pakan. Sayangnya, ternak masih dikelola secara tradisional dan belum diiringi dengan pengelolaan pakan yang terencana,”papar Fariz, Selasa (8/9).

Menurut Fariz, besarnya populasi ternak ini menjadi salah satu pertimbangan utama tim dalam menentukan lokasi pengembangan pakan ternak. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran kegiatan adalah Kampung Boewer, Distrik Elikobel. Selain memiliki potensi ternak sapi yang cukup besar, wilayah tersebut juga memiliki kelompok peternak yang aktif sehingga dinilai strategis untuk menjadi lokasi percontohan pengembangan sumber pakan.

Sebagai langkah awal penguatan ketersediaan pakan, TEP 1 UGM melaksanakan penanaman rumput Gama Umami pada 2 September 2026 di Kampung Boewer, Distrik Elikobel. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk demplot (demonstration plot) atau plot percontohan, yang dirancang sebagai lokasi untuk memperkenalkan dan memperagakan secara langsung pemanfaatan Gama Umami sebagai sumber hijauan pakan ternak kepada masyarakat setempat.

Demplot Gama Umami tersebut selanjutnya akan dikembangkan lebih lanjut melalui konsep Bank Pakan Ternak. Konsep ini diarahkan sebagai sistem penyediaan dan penyimpanan cadangan pakan yang dapat dimanfaatkan peternak ketika ketersediaan hijauan di lapangan menurun, misalnya pada musim kemarau atau saat area penggembalaan mulai menyempit.

Seperti diketahui, Gama Umami merupakan jenis rumput unggul yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber hijauan pakan ternak berkualitas yang dikembangkan oleh tim peneliti Fapet UGM diketuai oleh Prof. Ir. Nafiatul Umami, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.

 

Sumber: TEP 1 UGM

Editor: Satria

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses