Fakultas Peternakan (Fapet) UGM melalui Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Peternakan melepas 72 insinyur baru pada Selasa (14/7).
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fapet UGM, Prof. Ir. Nafiatul Umami, S.Pt., M.P., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan lulusan terdiri atas 48 peserta jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dengan rata-rata IPK 3,525 dan 24 peserta jalur reguler dengan rata-rata IPK 3,830.
“Para lulusan berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan bekerja di sektor perguruan tinggi, industri, pemerintah, hingga wirausaha,” ujar Nafiatul.
Dekan Fapet UGM, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa penguatan profesi insinyur melalui Undang-Undang Keinsinyuran menjadi langkah penting untuk memberikan kewenangan dan pengakuan yang jelas bagi insinyur peternakan.
Menurutnya, lulusan Program Profesi Insinyur memiliki kompetensi pada level 7 Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), lebih tinggi dibanding lulusan sarjana pada level 6. Ia berharap revisi Undang-Undang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) ke depan semakin memperkuat ruang pengabdian insinyur peternakan.
Budi juga menyebut PSPPI Peternakan UGM kini telah menarik peserta dari luar negeri, seperti Timor-Leste, Filipina, dan Malaysia, sebagai bukti meningkatnya kepercayaan terhadap pendidikan profesi insinyur peternakan.
Sementara itu, Wakil Ketua Badan Kejuruan Peternakan Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ir. Robi Agustiar, S.Pt., IPM., ASEAN Eng., menekankan bahwa pelepasan insinyur harus menjadi jawaban atas tantangan nyata sektor peternakan, seperti fluktuasi harga ayam dan telur, rendahnya konsumsi susu, serta produktivitas sapi nasional yang masih rendah.
Mewakili lulusan, Prof. Dr. Ir. Hj. Nurhayati, M.Sc. agr., Dekan Fakultas Peternakan Universitas Jambi, menyampaikan bahwa gelar insinyur menjadi bekal penting untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan daya saing profesi peternakan melalui inovasi dan profesionalisme.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Fapet UGM dan Fakultas Peternakan Universitas Jambi guna memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan profesi keinsinyuran peternakan.

Penulis: Satria
Foto: Margiyono