Arsip:

SDGS 2: Tanpa Kelaparan

Komitmen Jaga Kehalalan Pangan, Fapet UGM Sukses Gelar Sertifikasi Nasional Juleha

Rangkaian Sertifikasi Kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha) di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi berakhir pada Ahad (17/5). Hari ketiga ini menjadi fase penentu utama kelulusan di mana para peserta wajib menunjukkan kemampuan eksekusi riil mereka melalui ujian kompetensi praktik langsung di lapangan.

Memasuki pukul 06.30 WIB, ujian kompetensi praktik dilaksanakan di Toros Farm, Pleret, Bantul dimulai dengan pengawasan ketat dari Tim Asesor. Dalam ujian lapangan yang berlangsung hingga siang hari tersebut, setiap peserta diuji secara individu mengenai kecakapan taktis mereka, mulai dari penanganan hewan pra-penyembelihan, penerapan teknik merobohkan hewan yang memenuhi prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare), hingga ketepatan serta kecepatan eksekusi penyembelihan yang sesuai dengan syariat Islam. Selepas jeda istirahat, shalat, dan makan siang, agenda dilanjutkan dengan rapat pleno internal Tim Asesor pada pukul 13.30 WIB guna merumuskan akumulasi nilai serta hasil akhir uji kompetensi berdasarkan seluruh instrumen penilaian yang telah dilewati peserta sejak hari pertama. read more

Mahasiswa WUR Belanda Bagikan Pengalaman Mengelola Peternakan Organik dan Produksi Keju di Perancis

Mahasiswa S2 di Wageningen University & Research, Belanda, Siep Jossi Missaar, berbagi pengalaman mengenai pengelolaan peternakan sapi perah organik dan produksi keju dalam sharing session yang diikuti para asisten laboratorium di Fakultas Peternakan (Fapet) UGM, Senin (11/5). Kegiatan ini diikuti dosen dan asisten Laboratorium Ternak Potong, Kerja dan Hewan Kesayangan serta asisten Laboratorium Ilmu Ternak Perah dan Industri Persusuan.

Dalam paparannya, Siep menjelaskan bagaimana sistem peternakan organik di Perancis (tempat tinggalnya sejak kecil) dijalankan secara berkelanjutan dengan mengedepankan kesehatan ternak, kualitas pakan alami, dan standar higienitas tinggi dalam produksi susu maupun keju. read more

Mahasiswa Doktoral Fapet UGM Soroti Strategi Pemuliaan Kuda Pacu Indonesia

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan peternakan nasional melalui kajian ilmiah mengenai kuda pacu Indonesia. Muhammad Danang Eko Yulianto, mahasiswa Program Doktor Ilmu Peternakan Fapet UGM, melaksanakan ujian disertasi tertutup dengan mengangkat penelitian berjudul “Studi Genetik, Produktivitas, dan Strategi Pengembangan Hasil Grading-Up Kuda Pacu Indonesia”, Rabu (6/5) di Meeting Room Gedung ASLC lantai 3 Fapet UGM.

Dalam disertasinya, Danang meneliti hubungan antara komposisi ras, variasi gen myostatin (MSTN), performa balap, morfometrik tubuh, hingga performa reproduksi kuda pacu Indonesia sebagai dasar pengembangan sistem pemuliaan yang lebih berkelanjutan. Penelitian dilakukan pada 1.596 ekor kuda pacu yang terdaftar di PORDASI pada periode 2012–2023 di berbagai lintasan balap nasional di Indonesia. read more

Jelang Iduladha, Fapet UGM Bekali Masyarakat Kurban yang Halal, Aman, dan Higienis

Menjelang Iduladha, kebutuhan akan pelaksanaan kurban yang tidak hanya sah secara agama, tetapi juga aman dan higienis, menjadi semakin penting. Menjawab hal tersebut, Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menggelar pelatihan kurban pada Selasa (5/5), yang diikuti panitia kurban, jagal, hingga masyarakat umum.

Tak sekadar teori, pelatihan ini membekali peserta dengan pengetahuan lengkap mulai dari fikih kurban hingga praktik penanganan hewan dan pengelolaan daging yang sesuai standar kesehatan. read more

Tim Mahasiswa Fapet UGM Raih Penghargaan Juara 2 di Kompetisi Ilmiah Universitas Jenderal Soedirman

Tiga mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) UGM yang diketuai oleh Prima Cendekia Nirmala Afiatri, dengan anggota Bangkit Setiyoko dan Aisyah Bening Azzahra Putri berhasil meraih penghargaan Juara 2 dalam kompetisi ilmiah “Soedirman Event of Animal Husbandary 9.0” yang diselenggarakan pada 1 Mei – 2 Mei 2026. Acara bergengsi ini berlangsung di Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia.

Prima Cendekia menuturkan kompetisi dimulai dengan tahap seleksi awal yakni semua peserta diwajibkan untuk mengirimkan proposal yang berfokus pada inovasi berkelanjutan generasi muda  dalam pengelolaan sumber daya lokal untuk pencapaian SDGs dan kemandirian pangan. Prima menjelaskan bahwa proposal yang dikirim harus memenuhi standar tertentu dan menunjukkan pemahaman mendalam tentang ide inovasi yang dapat menjawab tujuan dan tantangan saat ini. Proposal-proposal tersebut kemudian dikurasi oleh dewan juri yang terdiri dari para ahli dan praktisi dosen Unsoed. read more