Konsep close loop atau sistem peternakan terintegrasi menjadi sorotan utama dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) agribisnis kambing dan domba yang digelar di Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada, Rabu-Kamis (8-9/4). Melalui pendekatan ini, peternak didorong untuk mengelola usaha secara menyeluruh dari hulu hingga hilir dengan prinsip tanpa limbah dan berbasis keberlanjutan.
Narasumber kegiatan, Sufiyan Tsauri dari Perserikatan Peternak Kambing Domba Yogyakarta (PPKDY), menjelaskan bahwa sistem close loop mampu menjawab berbagai persoalan klasik peternakan rakyat yang masih bersifat tradisional. Sistem ini mengintegrasikan seluruh sumber daya, mulai dari penyediaan pakan, budidaya, hingga pengolahan hasil.