UGM Sukses Selenggarakan International Summer Course 2026 tentang Teknologi Penyamakan Kulit Berkelanjutan

International Summer Course 2026 yang diselenggarakan Laboratorium Teknologi Kulit, Hasil Ikutan, dan Limbah Ternak, Fakultas Peternakan (Fapet) UGM, memasuki pekan kedua dengan agenda kunjungan lapangan dan penutupan program. Sekitar 100 peserta dari 10 negara mengikuti kegiatan bertema “Sustainable and Green Leather Technology: From Conventional Processing to Bio-Based Innovation” yang menjadi wadah pertukaran ilmu dan jejaring akademik internasional.

Pada 1–4 Juni 2026, peserta melakukan kunjungan ke lima industri dan institusi di Yogyakarta untuk melihat langsung penerapan teknologi kulit berkelanjutan serta memahami ekosistem industri kulit Indonesia yang memadukan nilai budaya dan inovasi teknologi.

Kunjungan dilakukan ke PT Adi Satria Abadi untuk mempelajari proses produksi, standar kualitas, dan praktik ramah lingkungan dalam industri penyamakan dan garmen kulit. Peserta juga mengunjungi BUCINI yang memadukan keterampilan tradisional dengan produksi modern, sehingga memberikan gambaran tentang peran industri kreatif dalam rantai nilai kulit.

Selanjutnya, peserta mengunjungi Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kulit, Karet, dan Plastik (BBSPJIKKP) Yogyakarta guna memahami peran lembaga riset pemerintah dalam mendorong standardisasi dan inovasi industri. Kunjungan ke nDalem Kulit Jogja memperkenalkan warisan budaya kerajinan kulit yang terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Rangkaian kunjungan ditutup di Politeknik Akademi Teknologi Kulit (ATK) Yogyakarta, satu-satunya politeknik vokasi di Indonesia yang berfokus pada teknologi kulit. Kegiatan ini memperkuat wawasan akademik peserta sekaligus membuka ruang dialog dengan komunitas pendidikan vokasi sektor kulit.

Program resmi ditutup pada 5 Juni 2026. Sebelum penutupan, peserta mengikuti kunjungan budaya ke Coklat Monggo untuk mengenal industri kreatif dan budaya kuliner lokal. Upacara penutupan berlangsung di Abhayagiri dan dihadiri seluruh peserta serta tamu undangan. Pada kesempatan tersebut, peserta menerima sertifikat dari Fakultas Peternakan UGM sebagai tanda telah menyelesaikan program.

Melalui rangkaian kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman aplikatif mengenai teknologi kulit berkelanjutan, sekaligus membangun jejaring dengan pelaku industri, peneliti, dan akademisi di Indonesia. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal dalam mengembangkan inovasi teknologi kulit berkelanjutan di negara masing-masing.

Keberhasilan International Summer Course 2026 menegaskan komitmen Universitas Gadjah Mada dalam mendorong pendidikan tinggi berkelas dunia yang berdampak nyata bagi pengembangan industri kulit berkelanjutan melalui kerja sama Erasmus+ ELEGTEC, dukungan LPDP, dan sinergi dengan OIA UGM.

Sumber: Panitia

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses