Kolaborasi antara SMK Negeri 3 Madiun dan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) terus diperkuat melalui kunjungan kampus, Selasa (5/5). Kerja sama yang telah terjalin setidaknya sejak tahun 2018 ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan kebutuhan dunia pendidikan vokasi dengan perguruan tinggi.
Kepala SMK Negeri 3 Madiun, Suharto, M.Pd., menegaskan bahwa kolaborasi ini memiliki peran penting dalam menyiapkan peserta didik agar memiliki kompetensi yang komprehensif.
“Kami ingin memastikan anak-anak didik kami siap kerja, siap melanjutkan studi, dan juga siap berwirausaha. Dengan dasar keilmuan, khususnya kimia, kami arahkan mereka agar mampu beradaptasi dengan berbagai peluang di masa depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Fapet UGM menjadi salah satu mitra strategis dalam mendukung kesiapan studi lanjut siswa. Sejauh ini, sejumlah lulusan SMK Negeri 3 Madiun telah berhasil melanjutkan pendidikan ke UGM, khususnya di bidang MIPA. Hal ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pendidikan vokasi dan perguruan tinggi mampu membuka peluang lebih luas bagi siswa.
Tidak hanya sebatas program Praktik Kerja Lapangan (PKL), kerja sama ini juga tidak menutup kemungkinan akan menyasar pada bidang lainnya. Di antaranya meliputi pendampingan perizinan produk, pengolahan limbah, hingga pembaruan teknologi dan peralatan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Sementara itu, Kaprodi S1 Fapet UGM, Ir. Muhlisin, S.Pt., M.Agr., Ph.D., IPM., menyambut baik keberlanjutan kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa Fapet UGM selalu terbuka bagi siswa SMK Negeri 3 Madiun untuk melaksanakan PKL sekaligus menyerap pengetahuan dan teknologi terkini.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang sudah berjalan. Siswa-siswa SMK 3 Madiun tidak hanya melaksanakan PKL, tetapi juga kami libatkan dalam berbagai kegiatan laboratorium agar mereka mendapatkan pengalaman langsung dan wawasan yang lebih luas,” ungkapnya.
Penulis: Satria