Fapet UGM–BRIN Perkuat Kolaborasi Ketahanan Pangan Peternakan

Fakultas Peternakan (Fapet) UGM bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat kerja sama riset untuk meningkatkan ketahanan pangan peternakan. Fokus kolaborasi kali ini adalah “Peningkatan Ketahanan Pangan Peternakan Melalui Adaptasi Peternak dalam Menghadapi Perubahan Iklim di Perdesaan.”

Wujud kerja sama ditandai dengan kunjungan tim BRIN ke Fapet UGM pada Jumat (22/8). Rombongan BRIN dipimpin oleh Dr. Suci Wulandari, S.P., M.M., Kepala Pusat Riset Kesejahteraan Sosial, Desa, dan Konektivitas. Dari pihak Fapet UGM hadir antara lain Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Ir. R. Ahmad Romadhoni Surya Putra, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., serta Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama, Prof. Ir. Yuny Erwanto, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM.

“Kita berharap riset ini bisa melibatkan mahasiswa, termasuk jenjang S3, serta diperluas ke skala nasional,” ujar Romadhoni dalam sesi diskusi.

Senada dengan itu, Yuny Erwanto menambahkan bahwa kolaborasi dengan BRIN diharapkan memberi dampak nyata, baik bagi pengembangan riset maupun kesejahteraan masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan visi Fapet UGM yang selalu mengutamakan kepentingan dan kemakmuran bangsa.

Dr. Suci Wulandari menyambut baik kerja sama tersebut dan memaparkan berbagai peluang kolaborasi lintas kelompok riset di BRIN. “Di kami ada beberapa fokus riset, di antaranya perlindungan dan jaminan sosial, konektivitas wilayah, pemanfaatan teknologi, inovasi berbasis kearifan lokal, kemitraan masyarakat, hingga transformasi sosial,” jelasnya. Ia juga membuka peluang sinergi dengan sektor lain seperti pertanian.

Seperti diketahui, perubahan iklim berdampak signifikan pada peternakan rakyat, khususnya sapi perah dan ayam komersial. Musim kemarau panjang sering menimbulkan kelangkaan pakan hijauan, sementara suhu ekstrem menyebabkan stres panas pada ayam yang berdampak pada turunnya produktivitas dan meningkatnya angka kematian.

Untuk menjawab tantangan tersebut, BRIN dan Fapet UGM merancang dua strategi utama, yakni penerapan teknologi silase wrap bagi peternak sapi perah, serta model adaptasi ventilasi kandang dan manajemen pakan bagi ayam komersial. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pakan sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak secara berkelanjutan.

Penulis: Satria