Mahasiswa Pascasarjana Fapet Selesaikan Program Mobilitas Mahasiswa SEARCA di Australia

Jason Saut Hamonangan Siregar, mahasiswa Program Pascasarjana Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM), telah berhasil menyelesaikan program mobilitas akademik selama satu bulan sebagai Visiting Researcher di UNE Business School, University of New England (UNE), Armidale, New South Wales, Australia. Kegiatan ini berlangsung dari 25 Mei hingga 23 Juni 2025 melalui dukungan SEARCA Student Mobility Grant 2024–2025.

Program hibah yang diselenggarakan oleh Southeast Asian Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture (SEARCA) ini bertujuan untuk memperkuat pertukaran akademik regional dan mendorong kolaborasi lintas negara dalam pengembangan pertanian, kebijakan pedesaan, dan penelitian peternakan.

Selama program, Jason mengikuti course “Efficiency and Productivity Analysis” yang diselenggarakan UNE serta melakukan diskusi dan pendampingan riset bersama para akademisi terkemuka, antara lain Prof. Heather Burrow, Prof. Rene Villano, Dr. L. Emilio R. Morales, dan Dr. Carolyn Tran. Fokus kegiatan ini mendukung penelitian tesisnya mengenai konsumsi produk peternakan rumah tangga di Indonesia.

Selain kegiatan akademik, Jason juga terlibat dalam forum dan acara pengembangan diri seperti CONFICON (Confidence Conference for Students) serta kegiatan multikultural bersama komunitas mahasiswa internasional UNE MOSAIC.

“Pengalaman ini memberikan wawasan penting mengenai perbandingan model pembangunan pedesaan antara Australia dan Indonesia, serta memperkuat pemahaman tentang bagaimana riset dapat memberikan manfaat nyata bagi petani, masyarakat, dan pembuat kebijakan,”kata Jason, Kamis (14/8).

Sebagai capaian penting, program ini menghasilkan kesepakatan kerja sama penelitian antara UNE dan UGM, di mana Dr. L. Emilio R. Morales dijadwalkan mengunjungi Indonesia selama satu bulan untuk melaksanakan penelitian bersama dan memperluas jaringan akademik antar institusi.

Sebelumnya, Jason juga telah mewakili Indonesia dalam pertukaran riset di Australia pada tahun 2022. Sepulangnya dari Australia, ia akan menyelesaikan studi magisternya di Fapet UGM dan berencana mengembangkan karier di bidang ekonomi peternakan, pembangunan pedesaan, dan kebijakan publik.

Keikutsertaan mahasiswa Fapet UGM dalam program ini diharapkan semakin memperkuat peran UGM dalam jejaring riset internasional serta kontribusinya dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu memberikan dampak positif di tingkat regional maupun global.

 

Sumber: Jason

Editor: Satria