Lulusan Fapet Harus Jadi Thought Leader

Lulusan Fakultas Peternakan (Fapet) UGM harus menjadi thought leader (pemimpin pemikiran). Selain itu, harus selalu menjaga nilai-nilai kerakyatan, kejujuran, etika keilmuwan dan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Dekan Fapet UGM, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., saat memberikan sambutan pada acara pelepasan wisudawan/wati Program Pascasarjana Periode III TA 2025/2026 di Auditorium Fapet UGM.

“Sebagai alumni UGM itulah yang harus saudara sekalian pegang teguh baik untuk saat ini ataupun di masa depan,”kata Budi Guntoro, Kamis (23/4).

Menurut Budi, tantangan dunia peternakan kian kompleks, seperti persoalan stunting, Makan Bergizi Gratis (MBG), serta minimnya produksi susu. Untuk itu, diperlukan SDM peternakan yang memiliki inovasi dalam pembangunan peternakan nasional.

Dalam prosesi wisuda kali ini sebanyak 37 lulusan resmi diwisuda, terdiri dari 24 lulusan program magister dan 13 lulusan program doktor. Para wisudawan berasal dari berbagai minat studi.

Ketua Program Studi Doktor Fapet UGM, Prof. Ir. Diah Tri Widayati, M.P., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., menambahkan dari sisi capaian akademik, para lulusan menunjukkan performa yang sangat membanggakan. Rata-rata IPK lulusan magister mencapai 3,91, sementara program doktor mencatat rata-rata IPK 3,99. Masa studi juga relatif efisien, yakni sekitar 2 tahun untuk magister dan 3 tahun lebih untuk doktor.

“Sejumlah lulusan bahkan meraih IPK sempurna 4,00, baik di jenjang magister maupun doktor. Hal ini menunjukkan kualitas akademik dan komitmen tinggi mahasiswa dalam menyelesaikan studi,”imbuh Diah.

Hingga periode kali ini Fapet UGM telah meluluskan total 1.110 magister dan 188 doktor, yang tersebar dan berkontribusi di berbagai sektor, baik nasional maupun internasional.

Wisuda kali ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk melangkah ke dunia profesional maupun akademik, serta berkontribusi dalam pengembangan sektor peternakan yang berkelanjutan.

 

Penulis: Satria

Foto: Margiyono

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses